Monday, September 23, 2013

galau

entah apa yg sebenarnya sedang kurasakan, bahkan akipun tak mengerti apa yg sedang kualami saat ini.
bagai dalam titik terrendah hidupku, aku lelah menjalaninya.
bagai tak satupun lagi yg peduli padaku, aku harus berdiri dengan kedua kakiku yang sudah melemah lunglai ini bahkan mungkin tak bertenaga lagi walau hanya sekedar untu menghentakkan sejenak.

air mata ini pun seolah kompak dan tak ingin berhenti dalam waktu lama ini. aku lelah sayang dengan semua keraguan ini.
sungguh entah apa yg sedang bergelayut bebas dalam pikiranku ini tentangmu berasa sangat liar menerjang.
ingin rasanya kuungkapkan apa yg sedang terjadi namun entah kenapa bibir ini sulit digerakkan saat denganmu.
aku teriakpun rasanya tak satupun yg peduli.
aku meneteskan air matapun jga tak akan mengubah keadaan ini.
bahkan jika aku jatuh sekalipun munhkin tak seorangpun akan melihat datang dan menolongku.


Wednesday, September 11, 2013

aku menyerah sebelum memulainya

ketika rasa bersalah mulai berkecambuk keras didada, lalu apa yang harus kulakukan untuk memperbaiki semuanya?
bahkan ini hanyalah bagian dari ego yang rasanya sudah tak mampu lagi untuk dipendam.
aku hanya ingin bebas mencari jati diriku, bukan ini yang kumau, semua dengan tekanan yang bukan kumau.
OK! mungkin beginilah hidup dan mungkin akunya yang belum siap dan belum mengenal betul tentang dunia ini yang selalu aku banggakan sebelumnya.
dan beginilah sebenarnya dunia baru yang aku tak tahu sama sekali, rasa bimbang selalu berkecambuk didada dan aku tak pernah bisa mengungkapkannya secara lugas dengan siapapun bahkan Tuhan ku sendiiri, aku tak mampu mengungkapkannya.
rasa ini entah mengapa harus berkecambuk keras lagi didada, seolah ada seekor monster besar siap melahap habis-habis hidupku sendiri, hidup yang aku selalu banggakan.
sungguh rasanya sulit untuk menerka apa yang da didalam hatiku, bahkan akupun tak sanggup atau mungkin tak berani menerkanya.
aku terlalu munafik, aku terlalu sibuk dengan duniaku yang terlalu nyaman hingga aku tak peduli sekitarku, bahkan masa depanku. 
sudah tak ada lagi yang bisa kugapai ditahun gemilangku ini.
sudah tak ada lagi targetku setelah kuputuskan semua ikatan yang mengbelenggu ini.
sungguh! diluar kuasaku, dan mungkin diluar kuasa Tuhan kalau aku harus menutuskan semua ini sebelum waktunya tiba.
dan sepertinya kuasa jahat sedang berpesta pora merayakan apa yang sedang kualami, apa yang sedang kujalani ini. rasanya mereka sangat bahagia diatas kenyamananku ini.

sungguh entah sudah berapa banyak orang yang kukecewakan atas perbuatanku ini. entah ada berapa gelintir lagi yang menertawakanku atas kebodohan yang kulakukan, atas semuanya kemunafikanku yang telah dijalani hingga saat ini dan mereka memandangku dengan nanarnya mata mereka.

oh!! sebenarnya apa yang sedang ku jalani, hidup siapa yang sedang kujalani sebenarnya? sungguhpun aku tak mengerti akan semua yang sedang kualami. banyak yang menyebutnya PROSES! lalu inikah proses sesungguhnya hidupku, aku harus memilih satu dari banyak kesempatan yang ada didepanku dan aku akhirnya lebih memilih negaraku singgasana ku yang terlalu nyaman untuk kududuki dari pada aku mengejar berlian dinegara yang sejak hari pertamanya saja sudah tak menunjukkan rasa bersahabatnya denganku yang hanya kecil dipandang dari besarnya negara ini.

aku belum siap! atau mungkin aku tak akan pernah siap dengan tekanan yang akan menghantuiku bertubi tubi ini? aku terlalu nyaman sepertinya dengan hidup tanpa beban ini, bahkan untuk memulai sesuai yang baru saja aku harus melarikan diri dan menerah sebulm akhirnya aku memulainya. aku terlanjur menyerah dengan semua kepastian yang telah ditawarkan negara ini padaku (mungkin).

mungkin beginilah cermin hidup putri rasa yang selalu dimanja, sehingga apapun yang terjadi jika tak sesuai dengan harapku aku tak ingin menjalaninya dan memilih untuk membiarkannya, namun aku menunjukkan rasa tanggung jawabku dengan memberitahu pada yang bersangkutan meskipun lagi-lagi hanya nanar mata mereka yang aku dapatkan. tak peduliku dengan semua nanar mata mereka padaku, aku hanya ingin merampas kembali hidupku yang telah terrampas lama sebelum aku dijadikan.

aku terlalu lelah dengan semua kebohongan, peraturan, bahkan adata yang selalu membuatku rendah bagi sekitarku. BUKAN! bukan karena aku takl mampu dari awal melainkan aku bukan bagian dari mereka maka mereka selalu merendahkanku! sudah sejak lama sebenarnya ingin menentang seperti saat ini, dan aku akhirnya jatuh pada apa yang aku perbuat sendiri.

BIAR TAHU RASA!! aku akhirnya BERHASIL memperMALUkan diriku sendiri yang sudah memalukan ini. HAHAHA tawa lepas dari mulutku juga rasanya ikut mendukung semesta yang selalu tak pernah ingin sedetikpun meninggikanku walau hanya dalam waktu yang sejenak saja. 

aku ingin hidupku kembali normal, sesua dengan apa yang aku mau, bukan orang lain mau dariku. aku hanya ingin aku bisa menjalani  hidup selayaknya seusiaku yang sedang dalam masa peralihan masa kritis dalam pengambilan keputusan. sulit rasanya bagi ku untuk mengambil keputusan dengan pikiran yang jernih jika aku masih berkalut dengan semua kepenatan ini.
sungguh mati aku ingin kan mati saat ini jika memang itu yang terbaik untukku saat ini dan membuat mereka bisa sedikit bernafas lega karenan sudah tak ada belengggu yang menghantui hidup mereka lagi.

sudah cukup rasanya aku bermain dalam kotak ini. sudah cukup rasanya aku berkeliling dalam kotak ini, inilah saatnya aku keluar lari mengjauh dari kotak yang selalu menyekapku seakan tak mau pergi. sudah cukup rasanya, dan mungkin inilah saatnya aku melepaskan semua ikatan yang ada dalam diriku ini. aku LELAH!!!

aku hanya ingin menjalani hidupku yang lama telah kutinggalkan hanya karena aku harus mencoba sesuatu yang tak pernah mau kucoba yang akhirnya menceburkanku dalam kolam ini. aku basah dalam kolam ini, bahkan tak ada yang lagi dari diriku yang kering terlihat. sudah cukup.................

sekarang saatnya menjalankan kehidupan yang aku mau, yang aku harapkan,
muda, kaya, sukses!! aku bisa mencicipi dunia ini dengan keringatku sendiri yang bisa membawaku kemanapun angin ingin membawaku.

its my TIME!!!