Dulu kata orang, kalo mau menikah itu banyak bnget ujian dan rintngannya. Katanya supaya nanti ga kaget waktu menjalani rumah tngga yang penuh lika-liku problema. Beda dengan problema sewaktu single. Karena orang menikah sama dengan menyatukan dua kehidupan menjadi satu visi, misi dan pencapaian yang sama. Selain itu tidak hnya menyatukan dua kehidupan yang paling mendasar, terlebih menyatukan 2 (dua) keluarga! Iya, keluarga dari si cewek dan keluarga dari si cowok. π°π°
Dulu, gue pikir "aah ga mungkin terjadi sama gue, karena gue udah tau dia kaya gimana baik buruknya sampe kedalamannya pun gue tauππ"HELL!!
Semakin mendekat di hari H (H-63) π°π° semakin chaos hidup gue. Hidup gue jadi penuh dengan drama, hidup gue jadi penuh dengan ke-sensitif-an abegeh yang baru mau dijodohin.. π₯π₯
Gue semakin hari jadi semakin drama, semakin ga bisa ngontrol emosi gue. Gue jadi bisa berantem di pinggir jalan, di mall, di supermarket bahkan saat lagi sama teman-teman-pun ga jarang kita saling sindir dan olokπ°π°.
Kadang gue berpikir, "Tuhan, benrkan dy jodohku yang akan hidup denganku selamanya? Atau ....??".
Kadang gue berpikir jernih "kita pasti menikah" tapi koq yah pas ditanya sama temen yang tau rencana kita ini "gimn persiapan kalian, ga terasa lho udh bulan maret" sontak aja gue langsung ngerasa kaya abis ditusuk duri yang udah dilapisi virus rabiesπ°π°
"HELLLOOO! ! 2bulan lagi dan kita belum ada persiapan apa-apa! !! Bulshit sama kta orang yang bilang "rencanain dan urus nikh itu bisa setahun, Dari pertemuan keluarga, nyari tanggal, nyari vendor, urus surat menyurat, urus tetek-bengek"
THEN!! gue belum ngapa-ngapain. Sempet punya rencana buat pake WO biar gue ga pusiaang. Selain itu keluarga bisa santaaaaaiiii.. Cuma sampai detik ini belum ada uang yang bisa gue lihat dan untuk bayar WO dengan segala semua keperluannya..
Bahkan, mama gue pun belum pasti akan datang dihari bahagia gueππ keluarga besar gue semakin kesink koq yang semakin menghindar dan menjauh kaya liat gue tuh liat 'sampah'π«π«
To be honestly, its makes me so upset like, ok apa gue terlalu egois mikirin diri sendiri sampai ga ngelibatin siapapun dari keluarga besar gueπ°π°?? Apa belum saatnya, gue bisa punya keluarga? ? Apa belum saatnya gue boleh 'bahagia'??
Now, Who are more egois? ?
Bekasi, MArch 02, 2018
18. 14WIB