Monday, July 23, 2012

aku belum siap....

entah apa yang sedang atau malah yg ada dipikiran nya saat menaruh ekspektasi yang berlebihan tinggi untukku yang bukanlah anak kandungnya.
entah apa pula yang diinginkan dari ku yang teramat sangat belum mengerti akan kejamnya dunia ini.
entah apa yang harus kulakukan saat nantinya aku akan berhadapan dengannya..
bahkan entah apa yang akan aku ucapan untuk menyapanya...

TUHAN, menurutku ini sudah berlebihan BAPA..
aku tau mungkin inlah HADIAH dariMU untukku yang selama ini begitu merindukan seorang ayah,  tapi mengapa saat ini rasanya begitu berat dgn semua yang sudah disediakan ini??
aku takut akan mengecewakannya. akpun takut tak sesuai dgn ekspektasinya yang terlampau tinggii itu untukku BAPA.

lalu apa yang harus ku lakukan pun perbuat?? akupun tak mengerti..

22tahun selama aku hidup, seingatku aku tak pernah menyebut atau memanggil "ayah bapa, papa, daddy"
lalu setelah 22 tahun berlalu aku saat ini harus dihadapkan untuk memanggil seorang yang baru dihidupku dgn sebutan itu?? sanggupkah aku?? betapapun aku berusaha menggerakkan bibir ini, mengapa rasanya sulit sekali untuk hanya sekedar memanggilnya dgn sebutan diatas. bukannya aku tak menerimanya, malahan akupun sudah sayang dgnnya yang telah sedikit banyak malah banyak memmbantu perekonomian keluargaku, aku sayang dia meskipun sayangku tak sebesar untuk mama tapi aku menerimanya. NAMUN enath mengapa rasanya sulit sekali untuk bibir dan mulut ini berucap dan memanggilnya dgn sebutan  "papa".

lidah ini begitu kaku saat tau bahwa beliau telah menyediakan semua fasilitas yang tak pernah terbayangkan akan aku dapatkan, bahkan terpikirkan pun tidak aku dgn semua fasilitas yang natinya akan aku dapatkan disana, ini malah sudah disediakan. sebegitunyakah penyambtan untukku??  itu yang ada dan selalu jd pertanyaanku. dgn tidak sengaja aku mencoba bertanya pada kakaku ttg itu semua lalu dia menjawab " waktu thaikuku (tante, sebutan untuk kakak perempuan tertua dr papa kandungku) daang ke sana (Taiwan) ajah tuh di servis abis, Sa.. lsg pesta pora, ini gmna ga qlo dikasih dan disediain semua fasilitas itu secara lo anak dari istrinya gitu...". lalu aku pun kembali bertanya apakah ga terlalu berlebihan dia begitu ke gue, secara gue ajah baru sekali ketemu dia dan belum pernah tinggal sama gue juga. lalu fasilitas itu? gue cuma takut ga bisa sesuai sama apa yang udah di ekspektasiin ke gue , lalu kaka ku pun menjawabnya lagi " lo inget ga Sa waktu dia dtg siapa yang paling di perhatiin?? dia sayang banged sa sama lo, lo harus tunjukin qlo lo mampu dan jgn pernah macem2 it mean is jgn bikin dia kecewa. lo tau kan apa impact nya qlo dia begitu, mungkin nanti ada yang ga suka sama lo dan dia ngejatohin lo, lo harus hati2 sama semuanya. jgn pernah munafik dlm bersikap. cukup jd dri lo sendiri ajah, tunjukin lo emang org yg berpendidikan tinggi, yang penting bersikap apa adanya lo, jgn dibuat2 cuma buat cai perhatian doang..."

sedikit pembicaraan tadi adanya mampu melumerkan sedikit dari bat dalam diri ini yang begitu keras. tapi kenapa rasanya masih sulit menggoyangkan bibir ini hingga menyebutkan dan mampu mengucapkan  PAPA.

aku memang bukan lah seperti kalian yang terbiasa memanggil sebutan itu, bahkan aku tak pernah mengatakan sebutan itu, lalu baru sekarang aku rasanya di tuntut untuk mampu menyebut panggilan itu. aku hanya mau aku menyebutnya dan memanggilnya PAPA itu karena memang dari hati terdalam ku yang ingin menyebutt dan memanggilnya bukan karena embel2 balas jasa  saja. aku bukanlah seorang munafik yang bisa dgn mudah memasangkan topeng dimanapun aku mau gunakan.

aku tau telah banyak yang dikorbankan dan diberikan padaku khususnya selama ini. aku hidup dari ekonominya, aku bisa kuliah dan menamatkan study ku juga karena bantuan dari nya, bahkan nanti aku akan tinggal dan mungkin menetap disana bersamanya juga atas wewenang dan tanggungan darinya.. sungguh aku tak ingin menjadi batu sandungan yang hanya memanfaatkannya...

tiba2 teringat kata mama " dia udah baik sama lo sa, sekali2 bikin dia seneng dgn lo mau manggil dia PAPA, JANGAN CUMA MAU UANGNYA AJA..." sengaja ditekankan JANGAN CUMA MAU UANGNYA AJA , itu membuatku menjadi berpikir akan ajaran mama yang bukan melihat org dr jasanya tapi dr hati qta terdalam. dan mencoba sopan terhadap yang lebih tua dr ku.

mobil, motor bahkan sepeda sudah disediakan dan dibelikan, apartemen, duplikat kunci rumah bahkan di kalender nya telah di beri tanda di tanggal kedatanganku. SESPECIAL ITU KAH KEDATANGANKU?? .  saat mendengar hal itu rasanya tak kuat bahkan tak mampu lagi aku membendung air mata ini yang meronta2 ingin memecahkan kesunyian batinku. sungguh u're treat me like im ur princess. i dont believe that when my mom say thats to me.. so speechless  aku tak pernah di perlakukan sebegitunya BAPA!! aku takut aku tak bisa membalasnya. lalu dgn apa aku membalasnya??

rasanya hanya ingin mengurung diri dikamar dan berharap aku dapat melewati hari2 kedepanku disana dgn wajar saja tanpa perlakuan khsus yang mungkin akan membuatku semakin terlena dengan semua ini. SUNGGUH menurutku ini adalah bagian dari ketakutan yang tak beralasana yang sedang ku alami.
entah apa yang harus ku katakan, ku perbuat, ku ucapkan dan kupanggil.... aku kaku..

aku tertatih seperti kanebo kering yang sulit untuk dilipiat dan di goyangkan.
aku sudah terbawa dalam kekejaman dan kerasnya hidupku
akupun bagai angin yang entah ingin berhembus kemana
akupun tak mengerti akan semua ini....

Monday, July 2, 2012

i am not GOD!!

gue ga tau kenapa akhirnya gue mutusin buat go away from here dan kapan pastinya gue mutusin untuk itu.
gue juga ga pernah tau alasan pasti kenapa akhirnya gue pun mau go away kesana, tempat yang ga pernah gue bayangin sebelumnya. Dengan background gue yang ga bisa bahasa Mandarin sama sekali dan bahasa Inggrispun sekedarnya gue BERANI buat mutusin untuk pergi.
gue ga bisa dan ga mau bayangin hal yang nantinya akan terjadi dan gue alami disana, i just wanna go it the flow, lets LORD's plan will happen!! not my want!.
bahkan gue pun sesungguhnya hingga saat ini qlo ditanya apa bener2 udah siap atau belum, gue jawab  yes! im ready for 80%, nd u know thats just because my moom there, not from my deepest of my heart.

tapi sekarang gue mulai yakin qlo gue pergi karena gue udah muak dengan semuanya ini.
gue muak, harus gue terus yang dmanfaatin, gue terus yang menanggung semua kesalah yang ga pernah gue alami, gue lagi yang kena caci dan makian dari abang gue saat dia marah, gue bagaikan Samsak yang bisa di "pukul" kapan ajah dan gue harus selalu siap. Bahkan sampe akhirnya gue pun ga kuat atas makian dari dia, gue nangis dipagi yang menurut gue indah itu.
IYA!! finally my defend was broke!! i just like a stone which is crushing many water nd finally was broke!! gue cape harus dimarahin, dihina, dipalak, dimanfaatin jdi babu.. GUE CAPE!!
gue ini ade lo atau pembantu lo sih yang bisa loe manfaatin seenaknya..
uang gue harus habis karna dia. kesabaran gue habis juga krna dia yang akhirnya gue "pecah" juga bahkan DIDEPAN dia!!

qlo gue yang ngabisin uang gue itu adalah hal yang wajar secara itu uang gue, tapi gue selalu dimarahin. KENAPA??/ itu uang gue, qta udah ada bagiannya. setiap kali gue dapat kiriman duit pasti lsg udah dibooking setengahnya buat dia. sedangkan gue harus muter otak lebih lagi buat nutupin semua kebutuhan gue. IM SO TIRED!!!

MUNGKIN, itulah sedikit alasan gue akhirnya mutusin buat go away from here!
just wanna say sorry, finally my walls was broke!!
dan MUNGKIN inilah yang terbaik.
bahkan tadi keluar dr mlutnya " gue cape sama kelakuan lo berdua"
LOE BERDUA??  gue berulah apa??? gue ngelakuin apa??
kenapa setiap kali dia yang berulah harus imbasnya itu ke gue??
kenapa harus gue yang selalu jdi Samsak buat loe hancurin setiap saat kapanpun lo mau!

now, i just remind for thats moment when he made me cry for 3days. even he was ask me appologize, but now just realized!! it would be hurt!! gue yang saat itu lagi galau karena ga tau harus gimana caranya biar cepet bisa menuhin pemintaan dari TETO yang minta surat pernyataan, KK plus financial statement punya mama gue. dari semalaman gue ga bisa tidur cuma buat nge-googling alamat mama gue disana buat ngirimin surat pernyataan yang tgl di tanda tangain ajah sama mama. Sebenernya dr sepulangnya gue interview applying for visa yang org TETO nya minta hal2 diatas tadi gue udah dimaki2 dan dibilang "bego banget sih, percuma udah sarjana tapi ga bisa apa apa" sebenernya udah gue tahan supaya gue ga nangis. tapi ternyata berulang dan terus berulang sepanjang malam bahkan sampai mama telpon pagi2. lagi ngomong sama mama, tiba2 hape gue direbut paksa dan tangan gue kecakar sambil marah, ngebentak dan (lagi-lagi) ngebego-in gue lagi. finally untuk pertama kalinya lagi semenjak saat itu (gue collaps waktu kecil gara2 dipukul pertama kalinya, dimaki dan dihina) gue awalnya cuma ngeluarin airmata doang sambil ngobrol sama mama, tapi JUJUR gue ga kuat dan gue ga bisa defend on again, akhirnya gue nangis didepan dia dan mama. gue nangis, nangis sejadi-jadinya. gue udah ga peduli lagi. bahkan gue nangis cukup kenceng (tgl 22 juni) GUE NANGIS SEJADI-JADINYA! dan gue akhirnya cuma merasa bersalah sama mama, karena gue yakin itu jd pikiran buat mama gue dan bener!! mama gue sakit cuma karena denger gue nangis! appologize me ,moom. i just didn't hand my promise self bout u to not cry in front of u. gue merasa bersalah, saat mama gue akhirnya bilang " yaudah Lisa cepetan kesini, tinggal sama mama sebentar sebelum balik ke asrama, dan mama mau mama ajah yang jemput Lisa dibandara jgn org Sekolahnya, mama udah kangen banget sama Lisa.." ma,  do u know u just missing u extremely lot moom.. i just wanna  hug u dan never to realese nd never let u goo too again, moom.. i just wanna spare my end of life with u...

dan hari ini terjadi lagi, pulang kerja dia langsung "ngamuk" lagi dan gue lagi lah yang jadi samsak empuk nya. gue harus rela dihina, di maki sampai dipalak rekening gue HABIS!! gue harus kena terus. gue cuma mua refreshing  sama temen2 gue buat Nobar Final Euro emang salah yah? gue cuma mau sejenak ngeluarin semua kesesakan gue dirumah emang ga boleh yah?? apa emang gue ga berhak bahagia??
pulang kerumah malam2 liat gue tidur, lsg "ngamuk" ajah. bahkan gue ngasih tau qlo Visa gue udah jadi pun gue kena lagi dan pertanyaan bodoh pun keluar "kenapa cuma dapat yang 60 hari?/ lo kan mau sekolah diasana kenapa di sini tulisnya employed?" oke gue jawab "kenapa cuma 60 hari, karena gue cuma dapet visa visitor bukan resident! kenapa employed soalnya gue daptenya visitor, ntar disana juga bisa diperpanjang koq".. haduuuhh kapan sih gue bener dimata lo??
tiba2 dia cerita ttg kelakuan adenya yang satu lagi itu yang sekarang jdi buronan polisi bali. LALU gue harus apa? gue bisa apa qlo adenya itu balik lagi sama suaminya dan dimanfaatin lagi sama suaminya bahkan sekarang jdi buron nya polisi bali??bahan gue pun udah ga tau no. yang bisa diubungin lagi, terus gue bisa ngubah keadaan gituh? menurut loe gue bisa ngubah keadaan jd baik2 lagi dan ga chaos like that?? gue bisa  ngubungin dia dan ngomong sama dia gituh?   i just ordinary people who same with u, i didn't make any moment as like as u want to. i do not to make this chaos situation become good situation. i am not superwomen like superman on movie and i dont have magis pocket like Doraeman which is can bring u many magic tools like everywhere door or bamboo propeller to make ur jurney become easier. i just ordinary people as like u, who do not change every chaos moment be ur want for moment like GOD who have outhority to make ur plan nd ur want happen it! I AM STILL ORDINARY PEOPLE who doesn't have many power like GOD!! doesnt mean i am a bachelor, i can make ur dream cames true as u want, i just bachelor who still ordinary people as same as u. like i do not stopped d'rain as u want summer weather.