Wednesday, April 24, 2013

LALU (mungkinkah)??

mau sampai kapan kamu biarkan aku bertahan pada situasi yang sebenanya akupun sudah lelah menghidupinya. mau sampai kapan kamu mengumbar semua janji manis padahal kita sama sama tau kekerasan iman kita tidak akan pernah membuat kita menyatu. mau sampai kapan aku harus tersudut lemah dalam penantian bodoh dan panjang ini hanya untuk berharap aku bisa berada disampingmu selamanya dan menjadi bagian hidupmu yang telah di resmikan.

aku lelah, aku jenuh dengan semua janji janji kita yang selalu berharap aku bisa menjadi yang terakhir untukmu. tapi mau sampai kapan aku pupuskan semua angan semu ini? rasanya tak kuat ku pupuskan angan ini sampai kapan aku kungkungkan juga rasa ini tetep padamu..AKU SAYANG kamu mungkin lebih dari yang kamu tau, Sayang. aku menginginkanmu..

sampai kapan aku harus bertahan pada keadaan yang membuatku bimbang tak menentu ini, aku jenuh dengan semua ketidak pastian yang selama ini selalu kita idamkan, rasanya ingin mundur saja biar aku yang sakit dan hancur tapi JUJUR untuk saat ini aku belum sanggup melepaskan angan itu.. mungkin aku telah tergoda dan jatuh mencintamu.. aku jatuh bahkan mungkin sampai pada kedalaman yang tak pernah kuperkirakan sebelumnya.

setiap aku melihatmu, menantapmu bahkan walau hanya sekedar memandangmu, angan itu terus bergelayut dan aku semakin mengharapkanmu lebih, Sayang. tak bisa lagi rasanya kutekan angan itu untuk bisa bersamamu selamanya. namun apa daya, rasanya diri ini tak mampu menggapaimu yang terasa jauhhh dihadapanku. lalu...

LALU....

Tuesday, April 23, 2013

mungkinkah KAMU!!

andai saja kau yang mau terlebih dulu maju dan sedikit merapuhkan keangkuhanmu dan menyatakannya padaku, mungkin aku akan berjanji untuk setia hanya padamu dan bukan pada yang lain.
andai saja jika kau yang terlebih dulu mengambil inisiatif itu dan tidak berpangku pada gengsimu yang terlalu tinggi bahkan tak dapat ku gapai lagi, mungkin aku akan hanya memilihmu dan hidup denganmu.

NAMUN, sepertinya itu semua akan tetap menjadi hayalanku saja. meski semua orang rasanya mendukung kita. tapi rasanya semuanya akan percuma jika tak ada inisiatif dari salah satu diantara kita untuk memulainya, terutama KAMU!

yang aku ingin hanyalah kamu terlebih dahulu mengambil inisiatif itu untuk maju kedepan dan kita bisa hidup berdua, namun sepertinya itu susah bagimu. susah rasanya bagiku juga untuk meruntuhkan segala gengsi dan melunturkan keangkuhanmu.

MUNGKIN, benar aku harus setia menantimu hingga saat itu tiba dihadapanku, namun jujur aku takut semuanya itu akan datang dan tiba dihadapanku pada waktu yang salah. AKU KEMBALI CINTA PADAMU.

rasanya sudah tak sanggup lagi aku menahan gejolak dalam dada yang begitu menggebu gebu saat mendengar dan membahas semuanya tentangmu, RASA ITU KEMBALI BERSEMI dan aku tak mampu untuk menolak apalagi menyangkalnya lagi. sekarang tinggal menunggu giliranmu yang tak kunjung datang juga dihadapanku.

mau sampai kapan kamu biarkan rasa ini terus menggerogoti relung batinku yang katanya akan selalu kamu jaga ini? mau sampai kapan kau biarkan hati ini dikotori oleh kisah bersama yang lain? mau sampai kapan pula kamu menyembunyikan rasa yang (mungkin) berdegup kencang itu dalam dada kita? mua sampai kapan kamu bertahan melihatku bersamanya yang lain yang mungkin saat ini sedang kamu cemburui keadaannya?

tak bosankah kamu melihat semua permainanku yang sebenarnya akupun sudah jenuh untuk memainkan peranku dihadapan mereka. akupun sebenarnya lelah harus bermain hati dengan mereka yang yang sebenarnya tak terlalu kuharapkan keberadaannya. karena hanya  kamu yang kuingin kan selau keberadaanmu mewarnain hati dan hari hariku yang mungkin saat ini sedang kelam kelabu karena bukan kamulah yang mengisi seutuhnya.

aku tau dan (mungkin) paham akan rasamu. LALU mau sampai kapan kau biarkan rasa cemburu itu menusukmu berkali kali, Sayang? aku MUAK menantikan kedatanganmu dan aku muak pula menunggu egomu hancur dan kau bisa mengatakannya jujur padaku..

aaahhh SUDAHlah JERA, LELAH, JENUH ku tak akan pernah kau pikirkan dan kau mengerti keberadaannya.. yang aku tau, RASA INI KEMBALI BERSEMI, Sayang untukmu. aku mulai bermain main dengan hati dan perasaanku padamu.

aku bahkan rela hati ini kau ombang ambingkan dilautan dalamnya egomu untuk sekedar mencoba meruntuhkan ego dan keangkuhanmu. namun TOLONG jgn biarkan aku menyerah pada keadaan yang kita buat saat ini sayang.

Wednesday, April 17, 2013

KOTAku, JAKARTA

bayang bayang kota itu datang lagi, menghantuiku kembali dalam hari damaiku. semakin hari rasanya sudah tak kuasa melawan kuatnya gejolak bayang bayang kota kelahiranku. aku merindukanmu. kota yang telah membesarkanku dengan segala keramaian,keramahan hingga keganasannya.

lagi lagi aku berasa tersihir oleh gemerlapnya kota kelahiranku itu, tanpa tau kapan kan bayang bayang itu sedikit memudah diotakku. semakin aku mencoba memudarkan bayangan itu, maka semakin kencang terasa gelojak ingin 'bercinta' kembali dengan kotaku yang sungguh selalu menggoda nafsuku.

aku ingin pulang bahkan berpikir juga tak jngin meninggalkannya lagi. Namun, sulit rasanya bagiku apalagi setelah keputusan bahkan 'gerbang' itu kututup perlahan.. aku ingin terus 'bercinta' dengan keramaian, kesesakan serta kemacetan kota ku untuk waktu yang lama. Namun semuanya harus kupupuskan, kupendam jauh kedalam lautan yang tak bernoda.

lagi lagi bayang bayang itu mengotori semua pikiranku yang sudah susah payah kubersihkan dari bayang bayang itu. aah tapi rasanya bagai mengasinkan lautan usaha yang kulakukan..  Dia menanggilku seolah melambaikan tangannya dihadapanku dengan senyumnya yang terlihat sempurna namun tak yang kurasakan sebenarnya.

PESONAMU JAKARTA, hampir mematikan semua hasrat hidupku disini..
ELEGANMU JAKARTA, seolah selalu menghipnotisku untuk menujukan pandangan serta jiwaku hanya untukmu.
KEANGGUNANMU JAKARTA, setia menyihir pikiranku untuk tak bisa memalingkan apalagi memindahkan hati ini jauh darimu.
KEANGGUHANMU JAKARTA, membuatku tetap terkungkung lemah bagai tak berdaya untuk setia diperbudak olehmu.
KEEGOISANMU JAKARTA, mampu membuatku tak bisa pindah tempat bernaung.

kau selalu menyihirku dengan RAYUAN yang selalu kau suguhkan elok dan sedap dipandang. meskipun tak dapat kupungkiri semua itu hanya riasan peletmu untuk menarik setiap orang yang berada jauh dari ini ingin menjamahmu, seperti aku. aku rela membungkukkan diriku hanya karena aku tak ingin kehilangan momen indah nan mesra denganmu, kotaku. JAKARTA.

JAKARTAku, tunggu aku kembali
JAKARTAku, sambut aku kembali
JAKARTAku, bawa aku terbang kembali

gerbang yang terbuka

saat sudah lelah bahkan jenuh hati dan jiwa ini, aku dihadapkan lagi pada 'gerbang yang terbuka' bahkan lebar sekali, kali ini. aku diijinkan pulang dan melanjutkan studi ku dinegaraku tercinta kembali, namun ada battu besar nan kokoh yang seolah tak ikhlas aku pergi dan meninggalkan negara ini. BUKAN! Bukan negara ini tapi meninggalkan oranv yang aku sayangi dan cintai ini.

Lalu, mengapa aku tiba2merubah pemikiranku 180°dari semula yang sangat teramat menentang keras untuk tetap tinggal dan menetap dinegara yang pernah kusebut dengan 'negara antah berantah' ini. aku tak bahagia disini, tapi sekarang mungkin aku sudah mulai mencoba, IYA! MENCOBA membuka hatiku untuk mencintai negara ini dengan caraku. aku mencoba memciptakan KEBAHAGIAAN dinegara yang secara geologis lebih kecil dari negaraku.
aku harus bersyukur dan berterimakasih bahkan, karena disinilah aku dapat belajar hal yang dapat mengubah cara pandangku menjadi lebih luas dan lebar lagi.

aku hanya ingin tak membuat orang yang aku sayang dan cintai itu berlara hati, hanya ingin mencoba mengingat dan mencoba menjalankan semua janji yang pernah terucap saja. aku akan berusaha semampuku, bahkan sekuat yang kubisa meskipun sempat berfikir (bahkan masih) untuk menyerah sebelum memulai semuanya.
aku belajar menyukai TANTANGAN. akupun belajar menjalani TANTANGAN didepanku. karena aku percaya, aku tidak akan pernah berjalan seorang diri disini. ada BAPA yang AJAIB, ada Mama yang LUARBIASA dan masih banyak orang orang yg ternyata dengan diam diam mereka mendukung dan menyokongku bahkan berusaha meyakinkan aku dengan semua kemampuan yang kumiliki.
sekarang aku yakin dan memcoba menutup 'gerbang yang terbuka' lebar itu, yang aku harapkan dan belajar bersyukur dan tetap tidak termakan buaian tanah air.
INI CARAKU membuat tanah airku bangga padaku. aku akan menojalani semua tantangan didepanku. karena baru aku menyadari bahwa HIDUP SEBENARNYA ADALAH TANTANGAN!.

aku yakin dengan pilihanku saat ini dan aku juga yakin inilah jawaban dari semua doa doa pergumulan galauku.

terimakasih untuk SANG KHALIK.
terimakasihku untuk sang pahlawanku, yang telah membuatku belajar tentang hidup ini, belajar bersyukur dan belajar berdiri pada 1misi. aku bersyukur memilikimu dan menjadi bagian dari hidupmu, mama... Tanpa kau bergaul di sosial media sekalipun kau tau apa yang aku tulis, kau merasakannya sampai akhirnya kau juga yang membuka 'gerbang' itu untukku.
satu yang kuingini. HANYA ingin membuatku bahagia. semua ini kulakukan, semua pengorbanan tentang masa muda, perjuangan tentang hidup untuk masa yang akan datang semuanya. SEMUA untukmu, mamaku tercinta.

aku sayang mama..
aku sayang mama..
aku sayang mama..

Tuesday, April 16, 2013

masihkah aku...

adakah yang masih ingin mendengarkan keluhanku?
bahkan berkatakatapun aku tak mampu apalagi mengeluh terhadapnya. saat kulihat raut wajahnya yang semakin tua dan mengharapkan aku tetap berada disini bersamanya, rasanya aku yang harus mengalah demi kebahagiannya, meskipun aku sendiri tak bahagia. aku harus merelakannya.

adakah yang mau mendengarkan keluhanku?
bahkan untuk menatap matanya yang rabun dan tampak jelas lelahnya saja aku tak cukup berani. bagaimana bisa aku dapat menentangnya dan mencoba tak menghiraukannya.  SEDERHANA memang yang diinginkan hanyalah aku tetap disini bersamanya dan menghabiskan waktu bersamanya. meski jiwaku tak disini.

masihkah aku boleh berkeluh kesah?
rasanya kalaupun boleh, aku tak akan kuat sekuat batu karang ditengah lautan lepas. namun aku salah memandangnya ternyata aku sama seperti batu karang dilautan lepas itu, aku terkikis semakin hari. rasanya egois sekali aku saat tak menjalanin HAL SEDERHANA yang diinginkannya padaku.

masihkah aku boleh menjalanin hidupku?
aku ingin menjalani hidupku, aku ingin juga merasakan bebasnya angin yang setiap saat kuhirup, mereka seakan tak mempuanyai beban mendalam hanya terbang, berkeliaran tanpa ada yang melarang bahkan mengejeknya. mereka ada tanpa moral dan norma.

masihkan ini aku?
mungkin benar, mungkin ini bukanlah aku. aku sudah mati setahun yang lalu saat memutuskan untuk berangkat ke negeri ini hanya karena tak kuat akan cercaan orang orang itu. aku MUAK!! aku ingin keluar dari jurang ini, aku ingin hidup dari kematian ini. aku ingin.. AKU INGIN!!

NAMUN, masih PANTASKAH AKU?
mungkin aku bukanlah wanita kuat dan tetap tegar walau dicerca. aku terlalu rapuh mudah terombang ambing hanya karena ombak keparat yang menelanku hidup hidup tanpa perasaan. aku lelah..

bisakah aku mendapatkan hidupku kembali?
aku ingin hidup bebas seperti burung burung diudara, yang tanpa memikirkan hari esok bahkan memikirikan kicauan dari si keparat MASIH DAPAT TETAP HIDUP, terbang bebas tanpa ada yang dapat melarang dan memerintahnya. TAPI, APA AKU BISA??

aku BOSAN!!
aku MUAK!!

bring my life back!!
just it!!

give up!!!

Saat ini sepertinya sudah cukup perjuanganku, peangkuhanku, keegoisanku dan kekerasanku.
saat ini rasanya sudah cukup bagiku mengerah pada keadaan ini.
saat ini aku pikir sudahlah, cukup sampai disini perjuanganku.
aku MENYERAH!!

aku MENYERAH!!
bahkan saat semuanya belum dimulai, akupu menyerah bakhan saat semuanya belum kucoba.
aku ingin MENYERAH saja, TUHAN!!
rasanya sudah tak kuat lagi batin, jiwa dan raga ini memberontak setiap saat.

aku MENYERAH!!
BUKAN!!! bukan karena aku tak percaya SANG KHALIK, bukan juga aku tak mengandalkan TUHANku, hanya saja aku telah sampai dimana titik JENUH ini sudah mencapai PUNCAKnya dan aku tak dapat menghancurkannya lagi. aku patah arang!!!

aku MENYERAH!!
BUKAN!! bukan juga karena aku (mungkin) tak berTUHAN atau (mungkin) aku sudah tak percaya kuasa SANG KHALIK lagi, namun rasanya sudah tak kuat lagi menjalan hari hari yang bukanlah diriku, hidupku bahkan jiwaku tak disini.

aku MENYERAH!!
ingin ku tak pedulikan saja mereka, si pemegang kendali hidupku. ingin tak ku hiraukan saja gumam mereka yang begitu mengganggu telingaku, bahkan ingin ku biarkan saja mereka beteriak, mencaci serta memakiku tanpa aku merasakan teriakan mereka.

aku MENYERAH!!
mungkin inilah waktu yang tepat dimana aku harus memutuskan semuanya. aku harus bertanggungjawab atas hidupku dan aku harus menjalani hidup seperti yang ku inginkan. aku lelah menjadi orang lain yang tak ku kenal ini. bagai TERJEBAK dalam tubuh sendiri.

aku MENYERAH!!!
aku MENYERAH!!!
i'll GIVE UP!!
i'll GIVE UP!!

Tuesday, April 2, 2013

seberkas jarak dan waktu

mungkin kau lah JAWABAN dari semua doaku padaNYA..

kau datang disaat yang tak menentu
kau pun datang setelah penantian panjang ini
kau datang tanpa adanya maksud..
aku suka!!!

mungkin kau hanyalah bagian pengalamanku dariNYA..
kau (mungkin) akan meninggalakn luka..
kau (mungkin) akan meninggalkan duka yg mnedalam..
atau aku hanya bagian dari PERMAINANmu??

mungkin kau ada untukku dapat belajar..
kau datang membuatku belajar mencintai.
kau datang membuatku belajar untuk mengerti,,
dan kau datang menbuatku belajar akan arti PENANTIAN.

mungkin kau adalah MASA DEPANku..
kau mampu mewarnai hari2sunyiku..
kau mampu hadirkan lagi cinta yang smpat hilang..
kau mampu meyakinkan aku bahwa masih ada CINTA disini..

mungkin kau hanyalah perhentian sesaatku..
kau suatu hari akan menghilang sama dengan yang lain..
kau suatu hari akan pergi menghindar seperti terdahulumu..
kau suatu hari akan membenci dan meninggalkanku seorang diri..


mungkin kau adalah jawaban dari semua doaku padaNYA..
kau datang dgn tiba2 sanggup mengisi hariku yg kelam.
kau datang dgn tiba2 mengusir kesunyian diri.
kau datang dgn tiba2 dapat menceriakan suasanaku...

biarlah sang waktu yang dapat menjawab semua pertanyaanku.
ku biarkan juga sang waktu yang dapat mengakhiri semua ini dengan indah..
bahkan aku telah membiarkan sang waktu yang memproses semua ini..
dan aku percaya sang waktu dapat mengubah segalanya..

aku yang menginginkamu??
atau kau yang menginginkanku??
atau mungkin kita saling menginginkan??
atau kita adalah bagian yang terpisah sejak lama dan baru dipertemukan kembali??

jarak memnaglah dapat mengubah segalanya bagiku selain sang katu..
sang jarak jugalah yang akhirnya menmpertemukan cinta kita..
bahkan bersyukurku pada snag jarak yang terlah (mungkin) mempersatukan kita..
sang jarak dan sang waktulah yang berRENCANA!!!

terimakasihku pada sang jarak, yang akhirnya mempertemukan kita..
terimakasihku pada sang waktu yang akhirnya mempersatukan kita..
terimakasihku pada sang jarak yang berhasil menyatukan cinta ini..
terimakasihku pada sang waktu yang telah dengan berhasil menemukan cinta ini..