Wednesday, April 17, 2013

KOTAku, JAKARTA

bayang bayang kota itu datang lagi, menghantuiku kembali dalam hari damaiku. semakin hari rasanya sudah tak kuasa melawan kuatnya gejolak bayang bayang kota kelahiranku. aku merindukanmu. kota yang telah membesarkanku dengan segala keramaian,keramahan hingga keganasannya.

lagi lagi aku berasa tersihir oleh gemerlapnya kota kelahiranku itu, tanpa tau kapan kan bayang bayang itu sedikit memudah diotakku. semakin aku mencoba memudarkan bayangan itu, maka semakin kencang terasa gelojak ingin 'bercinta' kembali dengan kotaku yang sungguh selalu menggoda nafsuku.

aku ingin pulang bahkan berpikir juga tak jngin meninggalkannya lagi. Namun, sulit rasanya bagiku apalagi setelah keputusan bahkan 'gerbang' itu kututup perlahan.. aku ingin terus 'bercinta' dengan keramaian, kesesakan serta kemacetan kota ku untuk waktu yang lama. Namun semuanya harus kupupuskan, kupendam jauh kedalam lautan yang tak bernoda.

lagi lagi bayang bayang itu mengotori semua pikiranku yang sudah susah payah kubersihkan dari bayang bayang itu. aah tapi rasanya bagai mengasinkan lautan usaha yang kulakukan..  Dia menanggilku seolah melambaikan tangannya dihadapanku dengan senyumnya yang terlihat sempurna namun tak yang kurasakan sebenarnya.

PESONAMU JAKARTA, hampir mematikan semua hasrat hidupku disini..
ELEGANMU JAKARTA, seolah selalu menghipnotisku untuk menujukan pandangan serta jiwaku hanya untukmu.
KEANGGUNANMU JAKARTA, setia menyihir pikiranku untuk tak bisa memalingkan apalagi memindahkan hati ini jauh darimu.
KEANGGUHANMU JAKARTA, membuatku tetap terkungkung lemah bagai tak berdaya untuk setia diperbudak olehmu.
KEEGOISANMU JAKARTA, mampu membuatku tak bisa pindah tempat bernaung.

kau selalu menyihirku dengan RAYUAN yang selalu kau suguhkan elok dan sedap dipandang. meskipun tak dapat kupungkiri semua itu hanya riasan peletmu untuk menarik setiap orang yang berada jauh dari ini ingin menjamahmu, seperti aku. aku rela membungkukkan diriku hanya karena aku tak ingin kehilangan momen indah nan mesra denganmu, kotaku. JAKARTA.

JAKARTAku, tunggu aku kembali
JAKARTAku, sambut aku kembali
JAKARTAku, bawa aku terbang kembali

No comments:

Post a Comment