Sunday, March 12, 2017

Entah sampai kapan

Entah sampai kapan aku harus terkungkung lemah dalam balutan ketidakberdayaan hanya karna aku anak bungsu yg tak mengerti arti kasih sayang yang sempat mereka rasakan tanpa pernh ingin dibagikan kepadaku.

Aku lelah ingin keluar dari kungkungan ini, namun apadayaku yang lemah ini,  Setiap berlari keluar kemudian selalu didapatkan kembali masuk.

Aku ingin pulang jika itu tempat yg teraman untukku dan dapat dikembangkan diriku.  Atau aku akan pulang jika ada keamanan yang kudapati meski tak akan berkembang aku disana, asal atas dasar CINTA ORANG TUA TUNGGALku yg menjadi alasanku bersiap tak berkembang dan mati dalam pelukannya.

Aku lelah dengan semua cibiran,
Aku lelah dengan semua kemunagikan serta kebohongan yang kualami.
Aku lelah tsrus bersekongkol untuk memuaskan kebutuhannya yang sebenarnya bukanlah tanggungjawabku yang hanya seorang lemah tak berdaya dalam suatu yang disebut 'keluarga'

Teruslah mencibirku,
Teruslah menghinaku hingga akhirnya setiap mulut akan penuh dengan busa liurnya yang tak sempat terkendali lagi.

Aku hanya ingin mencoba sabar dalam menjalani kungkungan ini yang entah hingga kapan aku harus melemahkan diriku sendiri.
Entah sampai kapan aku akan memanen semua hasil taburanku..


No comments:

Post a Comment