entah apa yg sebenarnya sedang kurasakan, bahkan akipun tak mengerti apa yg sedang kualami saat ini.
bagai dalam titik terrendah hidupku, aku lelah menjalaninya.
bagai tak satupun lagi yg peduli padaku, aku harus berdiri dengan kedua kakiku yang sudah melemah lunglai ini bahkan mungkin tak bertenaga lagi walau hanya sekedar untu menghentakkan sejenak.
air mata ini pun seolah kompak dan tak ingin berhenti dalam waktu lama ini. aku lelah sayang dengan semua keraguan ini.
sungguh entah apa yg sedang bergelayut bebas dalam pikiranku ini tentangmu berasa sangat liar menerjang.
ingin rasanya kuungkapkan apa yg sedang terjadi namun entah kenapa bibir ini sulit digerakkan saat denganmu.
aku teriakpun rasanya tak satupun yg peduli.
aku meneteskan air matapun jga tak akan mengubah keadaan ini.
bahkan jika aku jatuh sekalipun munhkin tak seorangpun akan melihat datang dan menolongku.
Monday, September 23, 2013
Wednesday, September 11, 2013
aku menyerah sebelum memulainya
ketika rasa bersalah mulai berkecambuk keras didada, lalu apa yang harus kulakukan untuk memperbaiki semuanya?
bahkan ini hanyalah bagian dari ego yang rasanya sudah tak mampu lagi untuk dipendam.
aku hanya ingin bebas mencari jati diriku, bukan ini yang kumau, semua dengan tekanan yang bukan kumau.
OK! mungkin beginilah hidup dan mungkin akunya yang belum siap dan belum mengenal betul tentang dunia ini yang selalu aku banggakan sebelumnya.
dan beginilah sebenarnya dunia baru yang aku tak tahu sama sekali, rasa bimbang selalu berkecambuk didada dan aku tak pernah bisa mengungkapkannya secara lugas dengan siapapun bahkan Tuhan ku sendiiri, aku tak mampu mengungkapkannya.
rasa ini entah mengapa harus berkecambuk keras lagi didada, seolah ada seekor monster besar siap melahap habis-habis hidupku sendiri, hidup yang aku selalu banggakan.
sungguh rasanya sulit untuk menerka apa yang da didalam hatiku, bahkan akupun tak sanggup atau mungkin tak berani menerkanya.
aku terlalu munafik, aku terlalu sibuk dengan duniaku yang terlalu nyaman hingga aku tak peduli sekitarku, bahkan masa depanku.
sudah tak ada lagi yang bisa kugapai ditahun gemilangku ini.
sudah tak ada lagi targetku setelah kuputuskan semua ikatan yang mengbelenggu ini.
sungguh! diluar kuasaku, dan mungkin diluar kuasa Tuhan kalau aku harus menutuskan semua ini sebelum waktunya tiba.
dan sepertinya kuasa jahat sedang berpesta pora merayakan apa yang sedang kualami, apa yang sedang kujalani ini. rasanya mereka sangat bahagia diatas kenyamananku ini.
sungguh entah sudah berapa banyak orang yang kukecewakan atas perbuatanku ini. entah ada berapa gelintir lagi yang menertawakanku atas kebodohan yang kulakukan, atas semuanya kemunafikanku yang telah dijalani hingga saat ini dan mereka memandangku dengan nanarnya mata mereka.
oh!! sebenarnya apa yang sedang ku jalani, hidup siapa yang sedang kujalani sebenarnya? sungguhpun aku tak mengerti akan semua yang sedang kualami. banyak yang menyebutnya PROSES! lalu inikah proses sesungguhnya hidupku, aku harus memilih satu dari banyak kesempatan yang ada didepanku dan aku akhirnya lebih memilih negaraku singgasana ku yang terlalu nyaman untuk kududuki dari pada aku mengejar berlian dinegara yang sejak hari pertamanya saja sudah tak menunjukkan rasa bersahabatnya denganku yang hanya kecil dipandang dari besarnya negara ini.
aku belum siap! atau mungkin aku tak akan pernah siap dengan tekanan yang akan menghantuiku bertubi tubi ini? aku terlalu nyaman sepertinya dengan hidup tanpa beban ini, bahkan untuk memulai sesuai yang baru saja aku harus melarikan diri dan menerah sebulm akhirnya aku memulainya. aku terlanjur menyerah dengan semua kepastian yang telah ditawarkan negara ini padaku (mungkin).
mungkin beginilah cermin hidup putri rasa yang selalu dimanja, sehingga apapun yang terjadi jika tak sesuai dengan harapku aku tak ingin menjalaninya dan memilih untuk membiarkannya, namun aku menunjukkan rasa tanggung jawabku dengan memberitahu pada yang bersangkutan meskipun lagi-lagi hanya nanar mata mereka yang aku dapatkan. tak peduliku dengan semua nanar mata mereka padaku, aku hanya ingin merampas kembali hidupku yang telah terrampas lama sebelum aku dijadikan.
aku terlalu lelah dengan semua kebohongan, peraturan, bahkan adata yang selalu membuatku rendah bagi sekitarku. BUKAN! bukan karena aku takl mampu dari awal melainkan aku bukan bagian dari mereka maka mereka selalu merendahkanku! sudah sejak lama sebenarnya ingin menentang seperti saat ini, dan aku akhirnya jatuh pada apa yang aku perbuat sendiri.
BIAR TAHU RASA!! aku akhirnya BERHASIL memperMALUkan diriku sendiri yang sudah memalukan ini. HAHAHA tawa lepas dari mulutku juga rasanya ikut mendukung semesta yang selalu tak pernah ingin sedetikpun meninggikanku walau hanya dalam waktu yang sejenak saja.
aku ingin hidupku kembali normal, sesua dengan apa yang aku mau, bukan orang lain mau dariku. aku hanya ingin aku bisa menjalani hidup selayaknya seusiaku yang sedang dalam masa peralihan masa kritis dalam pengambilan keputusan. sulit rasanya bagi ku untuk mengambil keputusan dengan pikiran yang jernih jika aku masih berkalut dengan semua kepenatan ini.
sungguh mati aku ingin kan mati saat ini jika memang itu yang terbaik untukku saat ini dan membuat mereka bisa sedikit bernafas lega karenan sudah tak ada belengggu yang menghantui hidup mereka lagi.
sudah cukup rasanya aku bermain dalam kotak ini. sudah cukup rasanya aku berkeliling dalam kotak ini, inilah saatnya aku keluar lari mengjauh dari kotak yang selalu menyekapku seakan tak mau pergi. sudah cukup rasanya, dan mungkin inilah saatnya aku melepaskan semua ikatan yang ada dalam diriku ini. aku LELAH!!!
aku hanya ingin menjalani hidupku yang lama telah kutinggalkan hanya karena aku harus mencoba sesuatu yang tak pernah mau kucoba yang akhirnya menceburkanku dalam kolam ini. aku basah dalam kolam ini, bahkan tak ada yang lagi dari diriku yang kering terlihat. sudah cukup.................
sekarang saatnya menjalankan kehidupan yang aku mau, yang aku harapkan,
muda, kaya, sukses!! aku bisa mencicipi dunia ini dengan keringatku sendiri yang bisa membawaku kemanapun angin ingin membawaku.
its my TIME!!!
Monday, August 26, 2013
aku cemburu!!!
malam ini hanya bagaikan kebodohan saja saat kuputuskan beradu argumen denganmu.
rasanya semakin sakit, perih kurasa.
aku semakin sadar sepertinya kau belum bisa dengan sepenuhnya melupakannya dan mencoba mengikhlaskannya untuk yang lain atau mungkin belum bisa menerima kenyataan tentangnya saat ini.
aku cemburu...
aku marah..
aku sakit..
aku terluka..
mungkin memang benar badanmu ragamu bersamaku, namun aku belum merasakan hati, pikiran dan jiwamu untukku..
terlalu banyak kenangan yang telah qta buat dan susah untuk kuterima.
aku cemburu bahkan teramat sangat cemburu.
apalagi saat aku tau kau masih berhubungan dengan semua masa lalumu.
atau aku jga melakukannya untuk menenangkan hatiku?
arrrrrgghhh lelah aku dengan semua perasaan yang semakin tak berujung yg kurasakan untukmu.
selalu ada rasa takut kehilangan, rasa takut ditinggalkan, rasa cemburu yang semakin membeludak.
sungguh aku lelah ;(
rasanya semakin sakit, perih kurasa.
aku semakin sadar sepertinya kau belum bisa dengan sepenuhnya melupakannya dan mencoba mengikhlaskannya untuk yang lain atau mungkin belum bisa menerima kenyataan tentangnya saat ini.
aku cemburu...
aku marah..
aku sakit..
aku terluka..
mungkin memang benar badanmu ragamu bersamaku, namun aku belum merasakan hati, pikiran dan jiwamu untukku..
terlalu banyak kenangan yang telah qta buat dan susah untuk kuterima.
aku cemburu bahkan teramat sangat cemburu.
apalagi saat aku tau kau masih berhubungan dengan semua masa lalumu.
atau aku jga melakukannya untuk menenangkan hatiku?
arrrrrgghhh lelah aku dengan semua perasaan yang semakin tak berujung yg kurasakan untukmu.
selalu ada rasa takut kehilangan, rasa takut ditinggalkan, rasa cemburu yang semakin membeludak.
sungguh aku lelah ;(
Wednesday, June 26, 2013
gejolak jiwa
entah apa yang sedang direncanakan oleh alam.sepertinya alam pun ikut turut serta dalam kejadian ini.
entah apa yang sedang ku alamai saat ini. mungkinkah ini adalah hadiah dari sebuah penantian kesabaranku disini?
sungguh rasanya tak percaya dan tak kuduga.
dan kemudian mata kami saling bertemu sapa.
menatap dengan nanar tegas dimata kami.
sesaat tersungginglah wajah kami..
seakan menaikkan gairah si bibir untuk melemparkan sedikit senyuman terindah dibawah teriknya sang raja siang yang nampaknya tak mau kalah dengan api yang sedang kami rasakan ini.
sungguh diluar batas pikiranku. akan bertemu dengan sosoknya lah.
sosok yang beberapa hari ini berhasil membuatku gila yang tak dapat ditahan lagi.
membuatku berantakan karena sosoknya berhasil membuatku selalu memikirkannya dalam setiap hela nafas ini.
sungguh tak menyangka, semuanya rasanya sirna.
semua anggapanku tentang dirinya berlahan sirna dan tak dapat ku tahan lagi gejolak yang sedang berkecambuk keras didada ini.
ingin rasanya meluangkan waktu sejenak bersamanya walau mungkin hanya saling berpandangan saja, mungkin itu sudah cukup bagiku.
ingin rasanya cukup saling bertatap pandang dan menghabiskan waktu hanya untuk memberikan kesempatan bagi mata kami untuk saling bertegur sapa dalam waktu yang lama. rasanya itu sudah cukup menenangkan dan memberi hiburan bagi sang mata untuk sedikit berekspresi dan melampiaskan gejolak yang selalu ingin di penuhi.
entah apa yang sedang ku alamai saat ini. mungkinkah ini adalah hadiah dari sebuah penantian kesabaranku disini?
sungguh rasanya tak percaya dan tak kuduga.
dan kemudian mata kami saling bertemu sapa.
menatap dengan nanar tegas dimata kami.
sesaat tersungginglah wajah kami..
seakan menaikkan gairah si bibir untuk melemparkan sedikit senyuman terindah dibawah teriknya sang raja siang yang nampaknya tak mau kalah dengan api yang sedang kami rasakan ini.
sungguh diluar batas pikiranku. akan bertemu dengan sosoknya lah.
sosok yang beberapa hari ini berhasil membuatku gila yang tak dapat ditahan lagi.
membuatku berantakan karena sosoknya berhasil membuatku selalu memikirkannya dalam setiap hela nafas ini.
sungguh tak menyangka, semuanya rasanya sirna.
semua anggapanku tentang dirinya berlahan sirna dan tak dapat ku tahan lagi gejolak yang sedang berkecambuk keras didada ini.
ingin rasanya meluangkan waktu sejenak bersamanya walau mungkin hanya saling berpandangan saja, mungkin itu sudah cukup bagiku.
ingin rasanya cukup saling bertatap pandang dan menghabiskan waktu hanya untuk memberikan kesempatan bagi mata kami untuk saling bertegur sapa dalam waktu yang lama. rasanya itu sudah cukup menenangkan dan memberi hiburan bagi sang mata untuk sedikit berekspresi dan melampiaskan gejolak yang selalu ingin di penuhi.
Wednesday, June 5, 2013
untold!!!
LELAH. PENAT, MUAK!!!
3kata yang dapat menggambarkan apa yang sedang kurasakandan ku alami, lagi lagi ini semua terjadi dinegeri random ini. dimana aku selalu seolah tidak diterima oleh sang empunya tanah ini. rasanya ingin lari keluar dan pergi meninggalkan negeri ini.
PENAT, MUAK, LELAH!!!
lagi lagi hanya itu yang dapat kukatakan saat ini, bukan. BUKAN karena aku tidak mensyukuri apa yang sudah TUHAN berikan dan titipkan ini. namun hanya saja mencoba untuk melihat dari sisi seorang manusia yang lagi lagi tidak akan pernah sanggup hidup dengan kondisi seperti ini.
MUAK, LELAH, PENAT!!!
lagi dan lagi itulah yang sanggup melukiskan apa yang sedang terjadi padaku. rasanya ingin kubunuh saja semua harapan dan asa yang sempat tertanam subur sebelumnya. NAMUN apa bisa asa yang besar itu tertanan dalam tanah yang tak subur tanah beton?
TUHAN aku lelah..
TUHAN aku penat..
TUHAN aku muak..
dengan semua keadaan ini..
aku selalu tersudut dalam situasi yang sama.
aku hanya ingin meluruskan yang ada, namun kenapa waktu itu belum bisa tiba dihadapanku?
aku hanya ingin mencoba memperbaikin yang sudah rusak, namun seolah kesempatan itu enggan sedikitpun menghampiriku..
lalu, sampai kapan aku harus menunggu dan menanti hingga akhirnya si harapan, kesempatan dan waktu yang tepat itu datang menjamahku?
aku lagi lagi hanyalah manusia yang penuh dengan ketidaksempurnaan, manusia yang penuh dengan keputus-asaan yang besar, manusia dengan seribu satu keluhan tentang hidup yang kujalani, manusia yang bisa kapan saja jatuh dalam dosa bahkan kumbangan yang sama.
BUKAN!! bukan aku tidak belajar dan malah jatuh dalam kumbangan yang sama, NAMUN hanya saja pemahamanku yang mungkin terlalu dangkal mengartikan kehidupan dan isi isinya. BUKAN juga masalah PENGALAMAN, aku bahkan punya banyak pengalaman yang dapat mengajarkan aku, tapi kenapa hati ini masih lemah saja? tak bisa kah kau (hati) menjadi kuat dan tak dapat dilemahkan lagi?
aku lelah!! bukan. BUKAN karena aku terlalu PERASA!! itu semua anugrah dari TUHAN yang tidak semua orang dapat memilikinya. namun aku lelah menghadapi orang orang yang sering berkeliaran dalam hidupku yang tingkah dan perbuatannya tidak selalu sama dan tidak juga selalu sesuai dengan apa yang ku mau.
rasanya sudah saatnya aku yang meminta maaf!! namun aku harus mengucapkannya LANGSUNG!!! namun sampai kapan maaf ini harus terpendam? mau sampai kapan??
3kata yang dapat menggambarkan apa yang sedang kurasakandan ku alami, lagi lagi ini semua terjadi dinegeri random ini. dimana aku selalu seolah tidak diterima oleh sang empunya tanah ini. rasanya ingin lari keluar dan pergi meninggalkan negeri ini.
PENAT, MUAK, LELAH!!!
lagi lagi hanya itu yang dapat kukatakan saat ini, bukan. BUKAN karena aku tidak mensyukuri apa yang sudah TUHAN berikan dan titipkan ini. namun hanya saja mencoba untuk melihat dari sisi seorang manusia yang lagi lagi tidak akan pernah sanggup hidup dengan kondisi seperti ini.
MUAK, LELAH, PENAT!!!
lagi dan lagi itulah yang sanggup melukiskan apa yang sedang terjadi padaku. rasanya ingin kubunuh saja semua harapan dan asa yang sempat tertanam subur sebelumnya. NAMUN apa bisa asa yang besar itu tertanan dalam tanah yang tak subur tanah beton?
TUHAN aku lelah..
TUHAN aku penat..
TUHAN aku muak..
dengan semua keadaan ini..
aku selalu tersudut dalam situasi yang sama.
aku hanya ingin meluruskan yang ada, namun kenapa waktu itu belum bisa tiba dihadapanku?
aku hanya ingin mencoba memperbaikin yang sudah rusak, namun seolah kesempatan itu enggan sedikitpun menghampiriku..
lalu, sampai kapan aku harus menunggu dan menanti hingga akhirnya si harapan, kesempatan dan waktu yang tepat itu datang menjamahku?
aku lagi lagi hanyalah manusia yang penuh dengan ketidaksempurnaan, manusia yang penuh dengan keputus-asaan yang besar, manusia dengan seribu satu keluhan tentang hidup yang kujalani, manusia yang bisa kapan saja jatuh dalam dosa bahkan kumbangan yang sama.
BUKAN!! bukan aku tidak belajar dan malah jatuh dalam kumbangan yang sama, NAMUN hanya saja pemahamanku yang mungkin terlalu dangkal mengartikan kehidupan dan isi isinya. BUKAN juga masalah PENGALAMAN, aku bahkan punya banyak pengalaman yang dapat mengajarkan aku, tapi kenapa hati ini masih lemah saja? tak bisa kah kau (hati) menjadi kuat dan tak dapat dilemahkan lagi?
aku lelah!! bukan. BUKAN karena aku terlalu PERASA!! itu semua anugrah dari TUHAN yang tidak semua orang dapat memilikinya. namun aku lelah menghadapi orang orang yang sering berkeliaran dalam hidupku yang tingkah dan perbuatannya tidak selalu sama dan tidak juga selalu sesuai dengan apa yang ku mau.
rasanya sudah saatnya aku yang meminta maaf!! namun aku harus mengucapkannya LANGSUNG!!! namun sampai kapan maaf ini harus terpendam? mau sampai kapan??
Friday, May 24, 2013
Thursday, May 16, 2013
16mei 2010 (3tahun lalu)
tepat tiga tahun yang lalu pada tanggal yang sama, waktu yang sama dan bahkan seolah langit ingin mengulang nosyalgia itu dengan menampilkan cuaca yang sama.
tepat tiga tahun yang lalu, rasanya baru saja kulewati itu setahun lalu bersamamu tapi ternyata tak ku sangka sudah 3tahun berlalu.
aku merindukan moment 3tahun lalu bersamamu dikota itu ditempat itu yang sering kujuluki 'kota sejuta cinta'
rasanya meriah kota itu saat ini sedang memanggilku kembali kesana hanya untuk mengulang nostalgia kita 3tahun lalu.
aku merindukan kebersamaan itu meskipun hanya sekejap dirasa tapi cukup menjadi kado istimewa ku melewati angka 20 bersamamu.
aku merindukan moment itu. moment dimana kau begitu mempesonakanku dengan sejuta tatapan, riang dan candamu dan sesekali dengan sentuhan yg tak terduga itu.
aku merindukan 3tahun lalu itu.
ingin rasanya membunuh semua kenangan indah itu . kenangan yang telah berlalu 3tahun lalu iyu. namun sulit rasanya. aku ingin dan sangat ingin itu kembali.
tepat tiga tahun yang lalu, rasanya baru saja kulewati itu setahun lalu bersamamu tapi ternyata tak ku sangka sudah 3tahun berlalu.
aku merindukan moment 3tahun lalu bersamamu dikota itu ditempat itu yang sering kujuluki 'kota sejuta cinta'
rasanya meriah kota itu saat ini sedang memanggilku kembali kesana hanya untuk mengulang nostalgia kita 3tahun lalu.
aku merindukan kebersamaan itu meskipun hanya sekejap dirasa tapi cukup menjadi kado istimewa ku melewati angka 20 bersamamu.
aku merindukan moment itu. moment dimana kau begitu mempesonakanku dengan sejuta tatapan, riang dan candamu dan sesekali dengan sentuhan yg tak terduga itu.
aku merindukan 3tahun lalu itu.
ingin rasanya membunuh semua kenangan indah itu . kenangan yang telah berlalu 3tahun lalu iyu. namun sulit rasanya. aku ingin dan sangat ingin itu kembali.
Wednesday, May 15, 2013
REMEMBER!!
benar saja, sepertinya ini "tamparan" dari sang KHALIK.
(mungkin) ini bagian dari rentetan "bisikan" sang KHALIK.
(mungkin) ini juga salah satu "teguran" dari sang KHALIK juga.
SUDAHI semuanya ini dan kembali pada jalanNYA.
(mungkin) ini bagian dari rentetan "bisikan" sang KHALIK.
(mungkin) ini juga salah satu "teguran" dari sang KHALIK juga.
SUDAHI semuanya ini dan kembali pada jalanNYA.
Tuesday, May 14, 2013
HARUSNYA!!!
harusnya gue yang marah.
lo pernah dengan (mungkin) ga sengaja ngusir gue.
lo pernah dengan (mungkin) ga sengaja "nginjek" gue.
lo pernah dengan (nungkin) ga sengaja "ngeludahin" gue.
dan lo pernah dengan (mungkin) ga sengaja ngebuat gue jadi babu lo..
mikir ga sih, ga semua orang itu bisa dengan mudah dan gampang mau digituin.
mikir ga sih qlo lo gitu terus ga akan ada yg kuat juga sama sikap lo.
mikir ga sih sikap bossy lo itu udah diambang batas wajar.
mikir ga sih?
coba sadar degh kita tuh masih tinggal dibumi.
tolong membumilah.
tolong mengerti "kami rakyat jelata"
tolong!!!
lo pernah dengan (mungkin) ga sengaja ngusir gue.
lo pernah dengan (mungkin) ga sengaja "nginjek" gue.
lo pernah dengan (nungkin) ga sengaja "ngeludahin" gue.
dan lo pernah dengan (mungkin) ga sengaja ngebuat gue jadi babu lo..
mikir ga sih, ga semua orang itu bisa dengan mudah dan gampang mau digituin.
mikir ga sih qlo lo gitu terus ga akan ada yg kuat juga sama sikap lo.
mikir ga sih sikap bossy lo itu udah diambang batas wajar.
mikir ga sih?
coba sadar degh kita tuh masih tinggal dibumi.
tolong membumilah.
tolong mengerti "kami rakyat jelata"
tolong!!!
unbalance
terkadang gue bingung untuk mengerti orang sekitar gue.
gue udah bersikap sebaiknya gue tapi masih aja dibilang jahat.
OK! itu semua penilaian pribadi orang masing-masing.
tapi kurang baikkah gue?
terkadang gue ga bisa mengerti apa yang ada didepan gue.
bahkan saat sahabat marah dan keselpun gue ga tau.
OK! gue tau gue emang wanita paling ga PEKA.
tapi coba koreksi diri masing-masing dulu yuk.
terkadang gue heran sama sikap baik gue.
yang terlihat sering dimanfaatin kebaikan gue.
OK! qlo emang gue tulus gue ga boleh ngeluh kan?
tapi coba berfikir seperti manusia degh.
terkadang gue nagis saat gue rasa kata-kata gue dan sikap gue udah ga ngenakin orang.
gue bukan tipe org yg bisa ngutarain langsung.
OK! gue tau itu salah dan akan terus merugikan gue.
tapi gue bisa berbuat apa?
terkadang gue juga mau dimengerti lho.
gue yang keliatan kuat juga butuh perhatian dan dimengerti.
OK! untuk dimengerti qta harus mengerti orang lain dulu.
HEI!! gue kurang mengerti apaan lagi?
gue cape.
koq gue ngerasa ada yang jomplang yah?
koq gue merasa ada yang aneh?
koq gue ngerasa ada yang terlalu kekanak-kanakkan yah?
gue cape.
qlo emang maunya gitu yah udah.
mungkin inilah alasannya gue ga punya teman (bahkan) dari Ras gue sendiri.
gue ga pernah bisa ngertiin cara hidup mereka yang terlalu tinggi buat gue.
terlalu tinggi sampe ga bisa gue gapai.
bahkan untuk berdiri sama-sama pun ga bisa, karena gue terus merasa ga seimbang.
mungkin ini juga alasannya kenapa gue ga pernah bisa punya temen dari Suku gue sendiri.
mereka ga akan pernah bisa jalan pikir gue yang terlalu rendah buat mereka.
gaya hidup gue yang mendarat dan ga pernah mau keatas.
hidup gue yang terbiasa melayani diri sendiri dan bukan dilayani.
gue tau ini ga seimbang.
mau gue berusaha mati-mati kaya apapun itu.
tetap gue yang akan jatuh juga.
gue ga akan pernah bisa diterima koq, bahkan sama Suku gue sendiri.
ini alasannya gue lebih bergaul dan berteman erat dengan pribumi,
mereka posisinya tinggi tapi gue masih bisa menggapainya.
mereka dari menengah keatas, tapi gue masih bisa berdiri sejajar.
gue bahkan lebih bisa mengerti mereka dan sebaliknya mereka juga lebih bisa ngertiin gue.
ini alasannya juga gue lebih memilih bersahabat dan karib dengan pribumi.
sama mereka gue bisa ngomong sesuka gue karena mereka cepet ngerti gue.
sama mereka, mereka juga bisa ngomong bahkan bersikap seenaknya mereka tapi gue bisa ngerti mereka.
gue mau usaha menjauh juga ga bisa dari mereka, terlalu kuat magnet gue nd pribumi gue.
memang cara pikir kita berbeda, cara pandang kita berbeda dan gaya hidup kitapun berbeda, sampai kapanpun ga akan pernah sama dan akhirnya akan ada yang tertindas dan mati koq.
gue udah bersikap sebaiknya gue tapi masih aja dibilang jahat.
OK! itu semua penilaian pribadi orang masing-masing.
tapi kurang baikkah gue?
terkadang gue ga bisa mengerti apa yang ada didepan gue.
bahkan saat sahabat marah dan keselpun gue ga tau.
OK! gue tau gue emang wanita paling ga PEKA.
tapi coba koreksi diri masing-masing dulu yuk.
terkadang gue heran sama sikap baik gue.
yang terlihat sering dimanfaatin kebaikan gue.
OK! qlo emang gue tulus gue ga boleh ngeluh kan?
tapi coba berfikir seperti manusia degh.
terkadang gue nagis saat gue rasa kata-kata gue dan sikap gue udah ga ngenakin orang.
gue bukan tipe org yg bisa ngutarain langsung.
OK! gue tau itu salah dan akan terus merugikan gue.
tapi gue bisa berbuat apa?
terkadang gue juga mau dimengerti lho.
gue yang keliatan kuat juga butuh perhatian dan dimengerti.
OK! untuk dimengerti qta harus mengerti orang lain dulu.
HEI!! gue kurang mengerti apaan lagi?
gue cape.
koq gue ngerasa ada yang jomplang yah?
koq gue merasa ada yang aneh?
koq gue ngerasa ada yang terlalu kekanak-kanakkan yah?
gue cape.
qlo emang maunya gitu yah udah.
mungkin inilah alasannya gue ga punya teman (bahkan) dari Ras gue sendiri.
gue ga pernah bisa ngertiin cara hidup mereka yang terlalu tinggi buat gue.
terlalu tinggi sampe ga bisa gue gapai.
bahkan untuk berdiri sama-sama pun ga bisa, karena gue terus merasa ga seimbang.
mungkin ini juga alasannya kenapa gue ga pernah bisa punya temen dari Suku gue sendiri.
mereka ga akan pernah bisa jalan pikir gue yang terlalu rendah buat mereka.
gaya hidup gue yang mendarat dan ga pernah mau keatas.
hidup gue yang terbiasa melayani diri sendiri dan bukan dilayani.
gue tau ini ga seimbang.
mau gue berusaha mati-mati kaya apapun itu.
tetap gue yang akan jatuh juga.
gue ga akan pernah bisa diterima koq, bahkan sama Suku gue sendiri.
ini alasannya gue lebih bergaul dan berteman erat dengan pribumi,
mereka posisinya tinggi tapi gue masih bisa menggapainya.
mereka dari menengah keatas, tapi gue masih bisa berdiri sejajar.
gue bahkan lebih bisa mengerti mereka dan sebaliknya mereka juga lebih bisa ngertiin gue.
ini alasannya juga gue lebih memilih bersahabat dan karib dengan pribumi.
sama mereka gue bisa ngomong sesuka gue karena mereka cepet ngerti gue.
sama mereka, mereka juga bisa ngomong bahkan bersikap seenaknya mereka tapi gue bisa ngerti mereka.
gue mau usaha menjauh juga ga bisa dari mereka, terlalu kuat magnet gue nd pribumi gue.
memang cara pikir kita berbeda, cara pandang kita berbeda dan gaya hidup kitapun berbeda, sampai kapanpun ga akan pernah sama dan akhirnya akan ada yang tertindas dan mati koq.
Taiwan, Hsinchu
May, 14 2013 10:42
Thursday, May 9, 2013
u was make me so upset ;(
kamu bilang mau ngucapin yg terakhir, awalnya masih berpositif ria dengan beranggapan 'yes i have someone special wanna be my last ever thn…' trus berpikiran 'yes!! u'll called me again…' but
aku salaah!! ternyata kamu tekanin lagi 'belum terakhir'. Ok dari sana aku muali berpikir, benar jd yg terakhir itu maksudnya terakhir ngucapin saat umurku habis dan semua berakhir.
sedih,kecewa, marah, rasanya ingin kubunuh saja semua mimpi indah bersamamu. rasanya ingin ku bakar saja semua kenangan manis kita selama ini. rasanya aku ingin pergi dan tak lagi kembali lagi dihadapanmu. namun aku tak bisa dan rasanya tak sanggup ku sangkal lagi semua rindu dan hadapan yg terlanjur terbentuk ini.
saat kamu sedih, marah bahkan patah hati aku usahakan ada didekatmu. mendorongmu maju dan kembali bersemangat. namun aku hanya ingin membagi kebahagiaanku, membagi hari jadiku, tapi sulit rasanya. kamu jauh, sehingga semakin sulit kugapai dan bahkan aku terlanjur putus asa meruntuhkan egomu. aku ingin menyerah. namun bagaimana dengan perasaan ini, bagaimana dengan hati yg sudah kepalang terombang ambing di kapalmu. aku ingin mundur dan berusaha menyadarkan hatiku, kalau bener kita memang takkan mungkin akan bersama, namun lagi2akupun tak mampu dan aku tak berani menerima kenyataan yang akan pahit itu.
aku salaah!! ternyata kamu tekanin lagi 'belum terakhir'. Ok dari sana aku muali berpikir, benar jd yg terakhir itu maksudnya terakhir ngucapin saat umurku habis dan semua berakhir.
sedih,kecewa, marah, rasanya ingin kubunuh saja semua mimpi indah bersamamu. rasanya ingin ku bakar saja semua kenangan manis kita selama ini. rasanya aku ingin pergi dan tak lagi kembali lagi dihadapanmu. namun aku tak bisa dan rasanya tak sanggup ku sangkal lagi semua rindu dan hadapan yg terlanjur terbentuk ini.
saat kamu sedih, marah bahkan patah hati aku usahakan ada didekatmu. mendorongmu maju dan kembali bersemangat. namun aku hanya ingin membagi kebahagiaanku, membagi hari jadiku, tapi sulit rasanya. kamu jauh, sehingga semakin sulit kugapai dan bahkan aku terlanjur putus asa meruntuhkan egomu. aku ingin menyerah. namun bagaimana dengan perasaan ini, bagaimana dengan hati yg sudah kepalang terombang ambing di kapalmu. aku ingin mundur dan berusaha menyadarkan hatiku, kalau bener kita memang takkan mungkin akan bersama, namun lagi2akupun tak mampu dan aku tak berani menerima kenyataan yang akan pahit itu.
teruntuk seseorang dengan berjuta janji yg mampu meluluh lantahkan hati ini;)
Hsinchu,Taiwan-ROC
10Mei2013
Wednesday, April 24, 2013
LALU (mungkinkah)??
mau sampai kapan kamu biarkan aku bertahan pada situasi yang sebenanya akupun sudah lelah menghidupinya. mau sampai kapan kamu mengumbar semua janji manis padahal kita sama sama tau kekerasan iman kita tidak akan pernah membuat kita menyatu. mau sampai kapan aku harus tersudut lemah dalam penantian bodoh dan panjang ini hanya untuk berharap aku bisa berada disampingmu selamanya dan menjadi bagian hidupmu yang telah di resmikan.
aku lelah, aku jenuh dengan semua janji janji kita yang selalu berharap aku bisa menjadi yang terakhir untukmu. tapi mau sampai kapan aku pupuskan semua angan semu ini? rasanya tak kuat ku pupuskan angan ini sampai kapan aku kungkungkan juga rasa ini tetep padamu..AKU SAYANG kamu mungkin lebih dari yang kamu tau, Sayang. aku menginginkanmu..
sampai kapan aku harus bertahan pada keadaan yang membuatku bimbang tak menentu ini, aku jenuh dengan semua ketidak pastian yang selama ini selalu kita idamkan, rasanya ingin mundur saja biar aku yang sakit dan hancur tapi JUJUR untuk saat ini aku belum sanggup melepaskan angan itu.. mungkin aku telah tergoda dan jatuh mencintamu.. aku jatuh bahkan mungkin sampai pada kedalaman yang tak pernah kuperkirakan sebelumnya.
setiap aku melihatmu, menantapmu bahkan walau hanya sekedar memandangmu, angan itu terus bergelayut dan aku semakin mengharapkanmu lebih, Sayang. tak bisa lagi rasanya kutekan angan itu untuk bisa bersamamu selamanya. namun apa daya, rasanya diri ini tak mampu menggapaimu yang terasa jauhhh dihadapanku. lalu...
LALU....
aku lelah, aku jenuh dengan semua janji janji kita yang selalu berharap aku bisa menjadi yang terakhir untukmu. tapi mau sampai kapan aku pupuskan semua angan semu ini? rasanya tak kuat ku pupuskan angan ini sampai kapan aku kungkungkan juga rasa ini tetep padamu..AKU SAYANG kamu mungkin lebih dari yang kamu tau, Sayang. aku menginginkanmu..
sampai kapan aku harus bertahan pada keadaan yang membuatku bimbang tak menentu ini, aku jenuh dengan semua ketidak pastian yang selama ini selalu kita idamkan, rasanya ingin mundur saja biar aku yang sakit dan hancur tapi JUJUR untuk saat ini aku belum sanggup melepaskan angan itu.. mungkin aku telah tergoda dan jatuh mencintamu.. aku jatuh bahkan mungkin sampai pada kedalaman yang tak pernah kuperkirakan sebelumnya.
setiap aku melihatmu, menantapmu bahkan walau hanya sekedar memandangmu, angan itu terus bergelayut dan aku semakin mengharapkanmu lebih, Sayang. tak bisa lagi rasanya kutekan angan itu untuk bisa bersamamu selamanya. namun apa daya, rasanya diri ini tak mampu menggapaimu yang terasa jauhhh dihadapanku. lalu...
LALU....
Tuesday, April 23, 2013
mungkinkah KAMU!!
andai saja kau yang mau terlebih dulu maju dan sedikit merapuhkan keangkuhanmu dan menyatakannya padaku, mungkin aku akan berjanji untuk setia hanya padamu dan bukan pada yang lain.
andai saja jika kau yang terlebih dulu mengambil inisiatif itu dan tidak berpangku pada gengsimu yang terlalu tinggi bahkan tak dapat ku gapai lagi, mungkin aku akan hanya memilihmu dan hidup denganmu.
NAMUN, sepertinya itu semua akan tetap menjadi hayalanku saja. meski semua orang rasanya mendukung kita. tapi rasanya semuanya akan percuma jika tak ada inisiatif dari salah satu diantara kita untuk memulainya, terutama KAMU!
yang aku ingin hanyalah kamu terlebih dahulu mengambil inisiatif itu untuk maju kedepan dan kita bisa hidup berdua, namun sepertinya itu susah bagimu. susah rasanya bagiku juga untuk meruntuhkan segala gengsi dan melunturkan keangkuhanmu.
MUNGKIN, benar aku harus setia menantimu hingga saat itu tiba dihadapanku, namun jujur aku takut semuanya itu akan datang dan tiba dihadapanku pada waktu yang salah. AKU KEMBALI CINTA PADAMU.
rasanya sudah tak sanggup lagi aku menahan gejolak dalam dada yang begitu menggebu gebu saat mendengar dan membahas semuanya tentangmu, RASA ITU KEMBALI BERSEMI dan aku tak mampu untuk menolak apalagi menyangkalnya lagi. sekarang tinggal menunggu giliranmu yang tak kunjung datang juga dihadapanku.
mau sampai kapan kamu biarkan rasa ini terus menggerogoti relung batinku yang katanya akan selalu kamu jaga ini? mau sampai kapan kau biarkan hati ini dikotori oleh kisah bersama yang lain? mau sampai kapan pula kamu menyembunyikan rasa yang (mungkin) berdegup kencang itu dalam dada kita? mua sampai kapan kamu bertahan melihatku bersamanya yang lain yang mungkin saat ini sedang kamu cemburui keadaannya?
tak bosankah kamu melihat semua permainanku yang sebenarnya akupun sudah jenuh untuk memainkan peranku dihadapan mereka. akupun sebenarnya lelah harus bermain hati dengan mereka yang yang sebenarnya tak terlalu kuharapkan keberadaannya. karena hanya kamu yang kuingin kan selau keberadaanmu mewarnain hati dan hari hariku yang mungkin saat ini sedang kelam kelabu karena bukan kamulah yang mengisi seutuhnya.
aku tau dan (mungkin) paham akan rasamu. LALU mau sampai kapan kau biarkan rasa cemburu itu menusukmu berkali kali, Sayang? aku MUAK menantikan kedatanganmu dan aku muak pula menunggu egomu hancur dan kau bisa mengatakannya jujur padaku..
aaahhh SUDAHlah JERA, LELAH, JENUH ku tak akan pernah kau pikirkan dan kau mengerti keberadaannya.. yang aku tau, RASA INI KEMBALI BERSEMI, Sayang untukmu. aku mulai bermain main dengan hati dan perasaanku padamu.
aku bahkan rela hati ini kau ombang ambingkan dilautan dalamnya egomu untuk sekedar mencoba meruntuhkan ego dan keangkuhanmu. namun TOLONG jgn biarkan aku menyerah pada keadaan yang kita buat saat ini sayang.
andai saja jika kau yang terlebih dulu mengambil inisiatif itu dan tidak berpangku pada gengsimu yang terlalu tinggi bahkan tak dapat ku gapai lagi, mungkin aku akan hanya memilihmu dan hidup denganmu.
NAMUN, sepertinya itu semua akan tetap menjadi hayalanku saja. meski semua orang rasanya mendukung kita. tapi rasanya semuanya akan percuma jika tak ada inisiatif dari salah satu diantara kita untuk memulainya, terutama KAMU!
yang aku ingin hanyalah kamu terlebih dahulu mengambil inisiatif itu untuk maju kedepan dan kita bisa hidup berdua, namun sepertinya itu susah bagimu. susah rasanya bagiku juga untuk meruntuhkan segala gengsi dan melunturkan keangkuhanmu.
MUNGKIN, benar aku harus setia menantimu hingga saat itu tiba dihadapanku, namun jujur aku takut semuanya itu akan datang dan tiba dihadapanku pada waktu yang salah. AKU KEMBALI CINTA PADAMU.
rasanya sudah tak sanggup lagi aku menahan gejolak dalam dada yang begitu menggebu gebu saat mendengar dan membahas semuanya tentangmu, RASA ITU KEMBALI BERSEMI dan aku tak mampu untuk menolak apalagi menyangkalnya lagi. sekarang tinggal menunggu giliranmu yang tak kunjung datang juga dihadapanku.
mau sampai kapan kamu biarkan rasa ini terus menggerogoti relung batinku yang katanya akan selalu kamu jaga ini? mau sampai kapan kau biarkan hati ini dikotori oleh kisah bersama yang lain? mau sampai kapan pula kamu menyembunyikan rasa yang (mungkin) berdegup kencang itu dalam dada kita? mua sampai kapan kamu bertahan melihatku bersamanya yang lain yang mungkin saat ini sedang kamu cemburui keadaannya?
tak bosankah kamu melihat semua permainanku yang sebenarnya akupun sudah jenuh untuk memainkan peranku dihadapan mereka. akupun sebenarnya lelah harus bermain hati dengan mereka yang yang sebenarnya tak terlalu kuharapkan keberadaannya. karena hanya kamu yang kuingin kan selau keberadaanmu mewarnain hati dan hari hariku yang mungkin saat ini sedang kelam kelabu karena bukan kamulah yang mengisi seutuhnya.
aku tau dan (mungkin) paham akan rasamu. LALU mau sampai kapan kau biarkan rasa cemburu itu menusukmu berkali kali, Sayang? aku MUAK menantikan kedatanganmu dan aku muak pula menunggu egomu hancur dan kau bisa mengatakannya jujur padaku..
aaahhh SUDAHlah JERA, LELAH, JENUH ku tak akan pernah kau pikirkan dan kau mengerti keberadaannya.. yang aku tau, RASA INI KEMBALI BERSEMI, Sayang untukmu. aku mulai bermain main dengan hati dan perasaanku padamu.
aku bahkan rela hati ini kau ombang ambingkan dilautan dalamnya egomu untuk sekedar mencoba meruntuhkan ego dan keangkuhanmu. namun TOLONG jgn biarkan aku menyerah pada keadaan yang kita buat saat ini sayang.
Wednesday, April 17, 2013
KOTAku, JAKARTA
bayang bayang kota itu datang lagi, menghantuiku kembali dalam hari damaiku. semakin hari rasanya sudah tak kuasa melawan kuatnya gejolak bayang bayang kota kelahiranku. aku merindukanmu. kota yang telah membesarkanku dengan segala keramaian,keramahan hingga keganasannya.
lagi lagi aku berasa tersihir oleh gemerlapnya kota kelahiranku itu, tanpa tau kapan kan bayang bayang itu sedikit memudah diotakku. semakin aku mencoba memudarkan bayangan itu, maka semakin kencang terasa gelojak ingin 'bercinta' kembali dengan kotaku yang sungguh selalu menggoda nafsuku.
aku ingin pulang bahkan berpikir juga tak jngin meninggalkannya lagi. Namun, sulit rasanya bagiku apalagi setelah keputusan bahkan 'gerbang' itu kututup perlahan.. aku ingin terus 'bercinta' dengan keramaian, kesesakan serta kemacetan kota ku untuk waktu yang lama. Namun semuanya harus kupupuskan, kupendam jauh kedalam lautan yang tak bernoda.
lagi lagi bayang bayang itu mengotori semua pikiranku yang sudah susah payah kubersihkan dari bayang bayang itu. aah tapi rasanya bagai mengasinkan lautan usaha yang kulakukan.. Dia menanggilku seolah melambaikan tangannya dihadapanku dengan senyumnya yang terlihat sempurna namun tak yang kurasakan sebenarnya.
PESONAMU JAKARTA, hampir mematikan semua hasrat hidupku disini..
ELEGANMU JAKARTA, seolah selalu menghipnotisku untuk menujukan pandangan serta jiwaku hanya untukmu.
KEANGGUNANMU JAKARTA, setia menyihir pikiranku untuk tak bisa memalingkan apalagi memindahkan hati ini jauh darimu.
KEANGGUHANMU JAKARTA, membuatku tetap terkungkung lemah bagai tak berdaya untuk setia diperbudak olehmu.
KEEGOISANMU JAKARTA, mampu membuatku tak bisa pindah tempat bernaung.
kau selalu menyihirku dengan RAYUAN yang selalu kau suguhkan elok dan sedap dipandang. meskipun tak dapat kupungkiri semua itu hanya riasan peletmu untuk menarik setiap orang yang berada jauh dari ini ingin menjamahmu, seperti aku. aku rela membungkukkan diriku hanya karena aku tak ingin kehilangan momen indah nan mesra denganmu, kotaku. JAKARTA.
JAKARTAku, tunggu aku kembali
JAKARTAku, sambut aku kembali
JAKARTAku, bawa aku terbang kembali
lagi lagi aku berasa tersihir oleh gemerlapnya kota kelahiranku itu, tanpa tau kapan kan bayang bayang itu sedikit memudah diotakku. semakin aku mencoba memudarkan bayangan itu, maka semakin kencang terasa gelojak ingin 'bercinta' kembali dengan kotaku yang sungguh selalu menggoda nafsuku.
aku ingin pulang bahkan berpikir juga tak jngin meninggalkannya lagi. Namun, sulit rasanya bagiku apalagi setelah keputusan bahkan 'gerbang' itu kututup perlahan.. aku ingin terus 'bercinta' dengan keramaian, kesesakan serta kemacetan kota ku untuk waktu yang lama. Namun semuanya harus kupupuskan, kupendam jauh kedalam lautan yang tak bernoda.
lagi lagi bayang bayang itu mengotori semua pikiranku yang sudah susah payah kubersihkan dari bayang bayang itu. aah tapi rasanya bagai mengasinkan lautan usaha yang kulakukan.. Dia menanggilku seolah melambaikan tangannya dihadapanku dengan senyumnya yang terlihat sempurna namun tak yang kurasakan sebenarnya.
PESONAMU JAKARTA, hampir mematikan semua hasrat hidupku disini..
ELEGANMU JAKARTA, seolah selalu menghipnotisku untuk menujukan pandangan serta jiwaku hanya untukmu.
KEANGGUNANMU JAKARTA, setia menyihir pikiranku untuk tak bisa memalingkan apalagi memindahkan hati ini jauh darimu.
KEANGGUHANMU JAKARTA, membuatku tetap terkungkung lemah bagai tak berdaya untuk setia diperbudak olehmu.
KEEGOISANMU JAKARTA, mampu membuatku tak bisa pindah tempat bernaung.
kau selalu menyihirku dengan RAYUAN yang selalu kau suguhkan elok dan sedap dipandang. meskipun tak dapat kupungkiri semua itu hanya riasan peletmu untuk menarik setiap orang yang berada jauh dari ini ingin menjamahmu, seperti aku. aku rela membungkukkan diriku hanya karena aku tak ingin kehilangan momen indah nan mesra denganmu, kotaku. JAKARTA.
JAKARTAku, tunggu aku kembali
JAKARTAku, sambut aku kembali
JAKARTAku, bawa aku terbang kembali
gerbang yang terbuka
saat sudah lelah bahkan jenuh hati dan jiwa ini, aku dihadapkan lagi pada 'gerbang yang terbuka' bahkan lebar sekali, kali ini. aku diijinkan pulang dan melanjutkan studi ku dinegaraku tercinta kembali, namun ada battu besar nan kokoh yang seolah tak ikhlas aku pergi dan meninggalkan negara ini. BUKAN! Bukan negara ini tapi meninggalkan oranv yang aku sayangi dan cintai ini.
Lalu, mengapa aku tiba2merubah pemikiranku 180°dari semula yang sangat teramat menentang keras untuk tetap tinggal dan menetap dinegara yang pernah kusebut dengan 'negara antah berantah' ini. aku tak bahagia disini, tapi sekarang mungkin aku sudah mulai mencoba, IYA! MENCOBA membuka hatiku untuk mencintai negara ini dengan caraku. aku mencoba memciptakan KEBAHAGIAAN dinegara yang secara geologis lebih kecil dari negaraku.
aku harus bersyukur dan berterimakasih bahkan, karena disinilah aku dapat belajar hal yang dapat mengubah cara pandangku menjadi lebih luas dan lebar lagi.
aku hanya ingin tak membuat orang yang aku sayang dan cintai itu berlara hati, hanya ingin mencoba mengingat dan mencoba menjalankan semua janji yang pernah terucap saja. aku akan berusaha semampuku, bahkan sekuat yang kubisa meskipun sempat berfikir (bahkan masih) untuk menyerah sebelum memulai semuanya.
aku belajar menyukai TANTANGAN. akupun belajar menjalani TANTANGAN didepanku. karena aku percaya, aku tidak akan pernah berjalan seorang diri disini. ada BAPA yang AJAIB, ada Mama yang LUARBIASA dan masih banyak orang orang yg ternyata dengan diam diam mereka mendukung dan menyokongku bahkan berusaha meyakinkan aku dengan semua kemampuan yang kumiliki.
sekarang aku yakin dan memcoba menutup 'gerbang yang terbuka' lebar itu, yang aku harapkan dan belajar bersyukur dan tetap tidak termakan buaian tanah air.
INI CARAKU membuat tanah airku bangga padaku. aku akan menojalani semua tantangan didepanku. karena baru aku menyadari bahwa HIDUP SEBENARNYA ADALAH TANTANGAN!.
aku yakin dengan pilihanku saat ini dan aku juga yakin inilah jawaban dari semua doa doa pergumulan galauku.
terimakasih untuk SANG KHALIK.
terimakasihku untuk sang pahlawanku, yang telah membuatku belajar tentang hidup ini, belajar bersyukur dan belajar berdiri pada 1misi. aku bersyukur memilikimu dan menjadi bagian dari hidupmu, mama... Tanpa kau bergaul di sosial media sekalipun kau tau apa yang aku tulis, kau merasakannya sampai akhirnya kau juga yang membuka 'gerbang' itu untukku.
satu yang kuingini. HANYA ingin membuatku bahagia. semua ini kulakukan, semua pengorbanan tentang masa muda, perjuangan tentang hidup untuk masa yang akan datang semuanya. SEMUA untukmu, mamaku tercinta.
aku sayang mama..
aku sayang mama..
aku sayang mama..
Lalu, mengapa aku tiba2merubah pemikiranku 180°dari semula yang sangat teramat menentang keras untuk tetap tinggal dan menetap dinegara yang pernah kusebut dengan 'negara antah berantah' ini. aku tak bahagia disini, tapi sekarang mungkin aku sudah mulai mencoba, IYA! MENCOBA membuka hatiku untuk mencintai negara ini dengan caraku. aku mencoba memciptakan KEBAHAGIAAN dinegara yang secara geologis lebih kecil dari negaraku.
aku harus bersyukur dan berterimakasih bahkan, karena disinilah aku dapat belajar hal yang dapat mengubah cara pandangku menjadi lebih luas dan lebar lagi.
aku hanya ingin tak membuat orang yang aku sayang dan cintai itu berlara hati, hanya ingin mencoba mengingat dan mencoba menjalankan semua janji yang pernah terucap saja. aku akan berusaha semampuku, bahkan sekuat yang kubisa meskipun sempat berfikir (bahkan masih) untuk menyerah sebelum memulai semuanya.
aku belajar menyukai TANTANGAN. akupun belajar menjalani TANTANGAN didepanku. karena aku percaya, aku tidak akan pernah berjalan seorang diri disini. ada BAPA yang AJAIB, ada Mama yang LUARBIASA dan masih banyak orang orang yg ternyata dengan diam diam mereka mendukung dan menyokongku bahkan berusaha meyakinkan aku dengan semua kemampuan yang kumiliki.
sekarang aku yakin dan memcoba menutup 'gerbang yang terbuka' lebar itu, yang aku harapkan dan belajar bersyukur dan tetap tidak termakan buaian tanah air.
INI CARAKU membuat tanah airku bangga padaku. aku akan menojalani semua tantangan didepanku. karena baru aku menyadari bahwa HIDUP SEBENARNYA ADALAH TANTANGAN!.
aku yakin dengan pilihanku saat ini dan aku juga yakin inilah jawaban dari semua doa doa pergumulan galauku.
terimakasih untuk SANG KHALIK.
terimakasihku untuk sang pahlawanku, yang telah membuatku belajar tentang hidup ini, belajar bersyukur dan belajar berdiri pada 1misi. aku bersyukur memilikimu dan menjadi bagian dari hidupmu, mama... Tanpa kau bergaul di sosial media sekalipun kau tau apa yang aku tulis, kau merasakannya sampai akhirnya kau juga yang membuka 'gerbang' itu untukku.
satu yang kuingini. HANYA ingin membuatku bahagia. semua ini kulakukan, semua pengorbanan tentang masa muda, perjuangan tentang hidup untuk masa yang akan datang semuanya. SEMUA untukmu, mamaku tercinta.
aku sayang mama..
aku sayang mama..
aku sayang mama..
Tuesday, April 16, 2013
masihkah aku...
adakah yang masih ingin mendengarkan keluhanku?
bahkan berkatakatapun aku tak mampu apalagi mengeluh terhadapnya. saat kulihat raut wajahnya yang semakin tua dan mengharapkan aku tetap berada disini bersamanya, rasanya aku yang harus mengalah demi kebahagiannya, meskipun aku sendiri tak bahagia. aku harus merelakannya.
adakah yang mau mendengarkan keluhanku?
bahkan untuk menatap matanya yang rabun dan tampak jelas lelahnya saja aku tak cukup berani. bagaimana bisa aku dapat menentangnya dan mencoba tak menghiraukannya. SEDERHANA memang yang diinginkan hanyalah aku tetap disini bersamanya dan menghabiskan waktu bersamanya. meski jiwaku tak disini.
masihkah aku boleh berkeluh kesah?
rasanya kalaupun boleh, aku tak akan kuat sekuat batu karang ditengah lautan lepas. namun aku salah memandangnya ternyata aku sama seperti batu karang dilautan lepas itu, aku terkikis semakin hari. rasanya egois sekali aku saat tak menjalanin HAL SEDERHANA yang diinginkannya padaku.
masihkah aku boleh menjalanin hidupku?
aku ingin menjalani hidupku, aku ingin juga merasakan bebasnya angin yang setiap saat kuhirup, mereka seakan tak mempuanyai beban mendalam hanya terbang, berkeliaran tanpa ada yang melarang bahkan mengejeknya. mereka ada tanpa moral dan norma.
masihkan ini aku?
mungkin benar, mungkin ini bukanlah aku. aku sudah mati setahun yang lalu saat memutuskan untuk berangkat ke negeri ini hanya karena tak kuat akan cercaan orang orang itu. aku MUAK!! aku ingin keluar dari jurang ini, aku ingin hidup dari kematian ini. aku ingin.. AKU INGIN!!
NAMUN, masih PANTASKAH AKU?
mungkin aku bukanlah wanita kuat dan tetap tegar walau dicerca. aku terlalu rapuh mudah terombang ambing hanya karena ombak keparat yang menelanku hidup hidup tanpa perasaan. aku lelah..
bisakah aku mendapatkan hidupku kembali?
aku ingin hidup bebas seperti burung burung diudara, yang tanpa memikirkan hari esok bahkan memikirikan kicauan dari si keparat MASIH DAPAT TETAP HIDUP, terbang bebas tanpa ada yang dapat melarang dan memerintahnya. TAPI, APA AKU BISA??
aku BOSAN!!
aku MUAK!!
bring my life back!!
just it!!
bahkan berkatakatapun aku tak mampu apalagi mengeluh terhadapnya. saat kulihat raut wajahnya yang semakin tua dan mengharapkan aku tetap berada disini bersamanya, rasanya aku yang harus mengalah demi kebahagiannya, meskipun aku sendiri tak bahagia. aku harus merelakannya.
adakah yang mau mendengarkan keluhanku?
bahkan untuk menatap matanya yang rabun dan tampak jelas lelahnya saja aku tak cukup berani. bagaimana bisa aku dapat menentangnya dan mencoba tak menghiraukannya. SEDERHANA memang yang diinginkan hanyalah aku tetap disini bersamanya dan menghabiskan waktu bersamanya. meski jiwaku tak disini.
masihkah aku boleh berkeluh kesah?
rasanya kalaupun boleh, aku tak akan kuat sekuat batu karang ditengah lautan lepas. namun aku salah memandangnya ternyata aku sama seperti batu karang dilautan lepas itu, aku terkikis semakin hari. rasanya egois sekali aku saat tak menjalanin HAL SEDERHANA yang diinginkannya padaku.
masihkah aku boleh menjalanin hidupku?
aku ingin menjalani hidupku, aku ingin juga merasakan bebasnya angin yang setiap saat kuhirup, mereka seakan tak mempuanyai beban mendalam hanya terbang, berkeliaran tanpa ada yang melarang bahkan mengejeknya. mereka ada tanpa moral dan norma.
masihkan ini aku?
mungkin benar, mungkin ini bukanlah aku. aku sudah mati setahun yang lalu saat memutuskan untuk berangkat ke negeri ini hanya karena tak kuat akan cercaan orang orang itu. aku MUAK!! aku ingin keluar dari jurang ini, aku ingin hidup dari kematian ini. aku ingin.. AKU INGIN!!
NAMUN, masih PANTASKAH AKU?
mungkin aku bukanlah wanita kuat dan tetap tegar walau dicerca. aku terlalu rapuh mudah terombang ambing hanya karena ombak keparat yang menelanku hidup hidup tanpa perasaan. aku lelah..
bisakah aku mendapatkan hidupku kembali?
aku ingin hidup bebas seperti burung burung diudara, yang tanpa memikirkan hari esok bahkan memikirikan kicauan dari si keparat MASIH DAPAT TETAP HIDUP, terbang bebas tanpa ada yang dapat melarang dan memerintahnya. TAPI, APA AKU BISA??
aku BOSAN!!
aku MUAK!!
bring my life back!!
just it!!
give up!!!
Saat ini sepertinya sudah cukup perjuanganku, peangkuhanku, keegoisanku dan kekerasanku.
saat ini rasanya sudah cukup bagiku mengerah pada keadaan ini.
saat ini aku pikir sudahlah, cukup sampai disini perjuanganku.
aku MENYERAH!!
aku MENYERAH!!
bahkan saat semuanya belum dimulai, akupu menyerah bakhan saat semuanya belum kucoba.
aku ingin MENYERAH saja, TUHAN!!
rasanya sudah tak kuat lagi batin, jiwa dan raga ini memberontak setiap saat.
aku MENYERAH!!
BUKAN!!! bukan karena aku tak percaya SANG KHALIK, bukan juga aku tak mengandalkan TUHANku, hanya saja aku telah sampai dimana titik JENUH ini sudah mencapai PUNCAKnya dan aku tak dapat menghancurkannya lagi. aku patah arang!!!
aku MENYERAH!!
BUKAN!! bukan juga karena aku (mungkin) tak berTUHAN atau (mungkin) aku sudah tak percaya kuasa SANG KHALIK lagi, namun rasanya sudah tak kuat lagi menjalan hari hari yang bukanlah diriku, hidupku bahkan jiwaku tak disini.
aku MENYERAH!!
ingin ku tak pedulikan saja mereka, si pemegang kendali hidupku. ingin tak ku hiraukan saja gumam mereka yang begitu mengganggu telingaku, bahkan ingin ku biarkan saja mereka beteriak, mencaci serta memakiku tanpa aku merasakan teriakan mereka.
aku MENYERAH!!
mungkin inilah waktu yang tepat dimana aku harus memutuskan semuanya. aku harus bertanggungjawab atas hidupku dan aku harus menjalani hidup seperti yang ku inginkan. aku lelah menjadi orang lain yang tak ku kenal ini. bagai TERJEBAK dalam tubuh sendiri.
aku MENYERAH!!!
aku MENYERAH!!!
i'll GIVE UP!!
i'll GIVE UP!!
saat ini rasanya sudah cukup bagiku mengerah pada keadaan ini.
saat ini aku pikir sudahlah, cukup sampai disini perjuanganku.
aku MENYERAH!!
aku MENYERAH!!
bahkan saat semuanya belum dimulai, akupu menyerah bakhan saat semuanya belum kucoba.
aku ingin MENYERAH saja, TUHAN!!
rasanya sudah tak kuat lagi batin, jiwa dan raga ini memberontak setiap saat.
aku MENYERAH!!
BUKAN!!! bukan karena aku tak percaya SANG KHALIK, bukan juga aku tak mengandalkan TUHANku, hanya saja aku telah sampai dimana titik JENUH ini sudah mencapai PUNCAKnya dan aku tak dapat menghancurkannya lagi. aku patah arang!!!
aku MENYERAH!!
BUKAN!! bukan juga karena aku (mungkin) tak berTUHAN atau (mungkin) aku sudah tak percaya kuasa SANG KHALIK lagi, namun rasanya sudah tak kuat lagi menjalan hari hari yang bukanlah diriku, hidupku bahkan jiwaku tak disini.
aku MENYERAH!!
ingin ku tak pedulikan saja mereka, si pemegang kendali hidupku. ingin tak ku hiraukan saja gumam mereka yang begitu mengganggu telingaku, bahkan ingin ku biarkan saja mereka beteriak, mencaci serta memakiku tanpa aku merasakan teriakan mereka.
aku MENYERAH!!
mungkin inilah waktu yang tepat dimana aku harus memutuskan semuanya. aku harus bertanggungjawab atas hidupku dan aku harus menjalani hidup seperti yang ku inginkan. aku lelah menjadi orang lain yang tak ku kenal ini. bagai TERJEBAK dalam tubuh sendiri.
aku MENYERAH!!!
aku MENYERAH!!!
i'll GIVE UP!!
i'll GIVE UP!!
Tuesday, April 2, 2013
seberkas jarak dan waktu
mungkin kau lah JAWABAN dari semua doaku padaNYA..
kau datang disaat yang tak menentu
kau pun datang setelah penantian panjang ini
kau datang tanpa adanya maksud..
aku suka!!!
mungkin kau hanyalah bagian pengalamanku dariNYA..
kau (mungkin) akan meninggalakn luka..
kau (mungkin) akan meninggalkan duka yg mnedalam..
atau aku hanya bagian dari PERMAINANmu??
mungkin kau ada untukku dapat belajar..
kau datang membuatku belajar mencintai.
kau datang membuatku belajar untuk mengerti,,
dan kau datang menbuatku belajar akan arti PENANTIAN.
mungkin kau adalah MASA DEPANku..
kau mampu mewarnai hari2sunyiku..
kau mampu hadirkan lagi cinta yang smpat hilang..
kau mampu meyakinkan aku bahwa masih ada CINTA disini..
mungkin kau hanyalah perhentian sesaatku..
kau suatu hari akan menghilang sama dengan yang lain..
kau suatu hari akan pergi menghindar seperti terdahulumu..
kau suatu hari akan membenci dan meninggalkanku seorang diri..
mungkin kau adalah jawaban dari semua doaku padaNYA..
kau datang dgn tiba2 sanggup mengisi hariku yg kelam.
kau datang dgn tiba2 mengusir kesunyian diri.
kau datang dgn tiba2 dapat menceriakan suasanaku...
biarlah sang waktu yang dapat menjawab semua pertanyaanku.
ku biarkan juga sang waktu yang dapat mengakhiri semua ini dengan indah..
bahkan aku telah membiarkan sang waktu yang memproses semua ini..
dan aku percaya sang waktu dapat mengubah segalanya..
aku yang menginginkamu??
atau kau yang menginginkanku??
atau mungkin kita saling menginginkan??
atau kita adalah bagian yang terpisah sejak lama dan baru dipertemukan kembali??
jarak memnaglah dapat mengubah segalanya bagiku selain sang katu..
sang jarak jugalah yang akhirnya menmpertemukan cinta kita..
bahkan bersyukurku pada snag jarak yang terlah (mungkin) mempersatukan kita..
sang jarak dan sang waktulah yang berRENCANA!!!
terimakasihku pada sang jarak, yang akhirnya mempertemukan kita..
terimakasihku pada sang waktu yang akhirnya mempersatukan kita..
terimakasihku pada sang jarak yang berhasil menyatukan cinta ini..
terimakasihku pada sang waktu yang telah dengan berhasil menemukan cinta ini..
Wednesday, March 27, 2013
kata mama
my mom was always said it to me..
no one will care with u even they (u always called them ur best friend anyway), they just came to u when they r need u, nd when they did not need u again they will go ahead from u. so where they r when u need them beside u? they just enjoy nd facing they day with another to shared they happiness. NOW, just ur moom will beside. even u not closed with her but she know what u felt now, even u has never shared with her. nd just ur GOD will knew u too even u has never shared with HIM too, Mom nd ur GOD will know what u felt in, even u has no say anything with but we (moom nd ur GOD ) cares u so much. So now, u know, rite. who still in urs when u need someone to shared, they cant present nd want to listen to u much, bcos actually they have a problem nd cant listen to u, just want to u listem to them anyway. just find mom nd GOD when u need something becouse just we knew what u need nd want. that it!!
Monday, March 18, 2013
in a rush i realized
"it came over me in a rush
when i realized that i love u so much
that sometimes i cry but
i can't tell u why
why i feel
what i feel inside..."
finally i realized..
maybe its too late to realizing why i feel nd what i feel inside with u.
with u i can be my self, u always make me so homey even sometime im so bored thn anger with u bui in the other hand i fell more comfort withu.
now, i dont know what i feel with u, dude..
i just wanna keep itu inside.
until i know what i feel..
nd maybe im not the best u want,
but i'll try to let u go if its the best think of u.
i just wanna kept my feel for.
without belonging u, dude!!
Sunday, March 3, 2013
hai :)
haiiiii my future..
dimanapun lo berada,
bersama siapapun lo sekarang,
sedang apapun yg lo perbuat..
take care yahh sayang, gue nungguin lo.
gue nungguin lo datang dihadapan gue,
gue juga nungguin lo putus dr pacar lo qlo lo sdg berpacaran..
kenapa gue nungguin lo??
karena lo itu my future...
qta sudah dijodhkan sama BAPA,
so.. jangan nakal yahh disana..
gue nd lo akan ngabisin waktu berdua bersama selamanya..
gue nd lo juga akan melewati semua duka dan sedih bersama..
gue nd lo akan berjalan bersama beriringan dengan KRISTUS..
gue nd lo juga akan menjadi pelayan TUHAN yg sejati..
gue rela ngedampingin lo ga cuma saat senang tapi sedih juga.
gue rela ngabisin waktu berdua habiskan malam bersama lo..
gue rela jadiin lo yang kedua setelah BAPA..
gue rela dan sia[ jalanin apapun semua resiko ini..
gue mau lo bisa ada ga cuma saat suka gue, juga duka lo ada..
gue mau lo setia dalam TUHAN agar bisa ngebimbing gue..
gue mau lo yang selalu ada buat gue mendengarkan semua keluh dan kesah gue yg cuma kegirangan gue.
gue mau lo jdiin istri dan ibu untuk anak2 qta kelak:D
TUHAN..
dimanapun sang pangeran ku berada tolong jaga dia untuk aku..
dengan siapapun sang pangeran ku saat ini, jgn buta dia berada dlm kumpulan pencemooh yg bebal..
sedang apapun sang pangeran ku sekarang, pimpin setiap langkahnya agar tetap dalam jalurMU..
TUHAN..
tolong sampaikan padanya aku menunggunya..
tolong kabarkan padanya ada seseorang yang sedang mendoakannya..
tolong beritahu dia akulah pendampingnya, akulah his future..
TUHAN...
perTEMUkan kami pada WAKTU-MU...
IKAT kami dalam KASIH-MU
SATUkan kami dalam RENCANA-MU..
JAGA kami dalam CINTA-MU
JESUS nd me always loves u
from my deepest of my heart just for u, my future :)
with great LOVE :)
Wednesday, February 27, 2013
CINTAku NAFSUku, Sayang!!
benar memang bukanlah aku yang kau tunggu
dan bukanlah aku yang kau dambakan
bahkan bukan pula aku yang kau inginkan.
lalu mengapa harus terus berbohong, Sayang?
aku tak meminta banyak darimu
akupun tak menginginkan banyak tentangmu
bahkan aku tak terlalu mengharapkanmu, saat kau tiada.
namun mengapa seolah kau putar semuanya, Sayang?
cukup jujur pada diri sendiri dan aku
cukuplah kejujuran itu meskipun akan berujung duka
cukup bagiku kamu beberapa hari ini
CUKUP kau membohongiku, Sayang
akhirnya akupun menyadari bahwa bukan aku yang selalu mengotori pikiranmu.
akhirnya akupun menyadari bukan pula aku yang mengisi hayalanmu.
akhirnya akupun menyadari bukanlah aku yang kau nantikan.
dan akhirnya akupun menyadari jika aku hanyalah menginginkanmu dan bukan menCINTAimu.
ya, aku tersentak bar menyadarinya
aku tidak pernah menCINTAimu.
bahkan akupun tak pernah memikirkanmu.
aku hanya menginginkanmu disaat aku sendiri, Sayang.
akupun menyadari itu bukan CINTA.
aku juga menyadari jika itupun bukan SAYANG.
aku sadar itu hanyalah NAFSU!
NAFSU yang ingin bersamamu tanpa ada orang yang mengetahuinya.
aku malu denganmu dan mungkin kamu pun demikian.
aku merasa tak sepadan denganmu dan mungkin keluargakupun demikian.
aku takut jika akhirnya mungkin kita bersama.
karena ini bukan CINTA hanya NAFSU semata.
terimakasih untuk semua keBOHONGan.
terimakasih untuk semua kePALSUan.
terimakasih untuk semua keSEMUan
yang sudah kamu berikan padaku dan aku merasakan itu CUKUP bagiku saat ini yang dipenuhi NAFSU ini.
mungkin kamupun juga merasakan hal yang sama.
ketidakTULUSan
ketidakSETIAan
bakan ketidakINGINan..
kita hanya menjalani saat kita sama sama merasa KESEPIAN
kita hanya merasakan saat kita sama sama HAUS akan KASIH
kita hanya membutuhkan saat kita sama sama LAPAR karena NAFSU.
sudahlah Sayang hentikan ini semua.
dan bukanlah aku yang kau dambakan
bahkan bukan pula aku yang kau inginkan.
lalu mengapa harus terus berbohong, Sayang?
aku tak meminta banyak darimu
akupun tak menginginkan banyak tentangmu
bahkan aku tak terlalu mengharapkanmu, saat kau tiada.
namun mengapa seolah kau putar semuanya, Sayang?
cukup jujur pada diri sendiri dan aku
cukuplah kejujuran itu meskipun akan berujung duka
cukup bagiku kamu beberapa hari ini
CUKUP kau membohongiku, Sayang
akhirnya akupun menyadari bahwa bukan aku yang selalu mengotori pikiranmu.
akhirnya akupun menyadari bukan pula aku yang mengisi hayalanmu.
akhirnya akupun menyadari bukanlah aku yang kau nantikan.
dan akhirnya akupun menyadari jika aku hanyalah menginginkanmu dan bukan menCINTAimu.
ya, aku tersentak bar menyadarinya
aku tidak pernah menCINTAimu.
bahkan akupun tak pernah memikirkanmu.
aku hanya menginginkanmu disaat aku sendiri, Sayang.
akupun menyadari itu bukan CINTA.
aku juga menyadari jika itupun bukan SAYANG.
aku sadar itu hanyalah NAFSU!
NAFSU yang ingin bersamamu tanpa ada orang yang mengetahuinya.
aku malu denganmu dan mungkin kamu pun demikian.
aku merasa tak sepadan denganmu dan mungkin keluargakupun demikian.
aku takut jika akhirnya mungkin kita bersama.
karena ini bukan CINTA hanya NAFSU semata.
terimakasih untuk semua keBOHONGan.
terimakasih untuk semua kePALSUan.
terimakasih untuk semua keSEMUan
yang sudah kamu berikan padaku dan aku merasakan itu CUKUP bagiku saat ini yang dipenuhi NAFSU ini.
mungkin kamupun juga merasakan hal yang sama.
ketidakTULUSan
ketidakSETIAan
bakan ketidakINGINan..
kita hanya menjalani saat kita sama sama merasa KESEPIAN
kita hanya merasakan saat kita sama sama HAUS akan KASIH
kita hanya membutuhkan saat kita sama sama LAPAR karena NAFSU.
sudahlah Sayang hentikan ini semua.
CINTA SANG KHALIK
mungkin aku tak mengerti arti CINTA sesungguhnya
mungkin juga aku belum pernah menrasakan wujud CiINTA sebenarnya
mungkin pula aku tak kenal dengan CINTA apa maksudnya
atau mungkin memang CINTA itu TIADA?
namun saat aku merenungkan hal itu,
SANG KHALIK tibatiba datang memenuhi otakku dan seolah ingin mencucinya kembali bersih.
DIA datang seolah menegurku karena pemikiranku dipagi yang sunyi ini
DIA datang untuk menunjukkan keROMANTISanNYA agar aku mengerti bahkan merasakan CINTA.
bahkan untuk dipagi yang tak berdosa ini pikiranm=ku seolah telah melanglang jauh kedepan
dengan segala ambisi dan segala pertanyaan yang menumpuk di sel sel otak yang selalu memenuhi
mungkinkah aku dapat merasakan CINTA yang lain?
mungkinkah aku dapat merasakan cinta dari pasangan?
lalu..
benar saja SANG KHALIK datang kembali sambil berbisik lembut ditelingaku..
tak perlu kau merasakan CINTA yang lain
karena cukuplah CINTA dariKU saja yang memenuhi hidupmu, Sayang..
TAPI...
aku hanyalah manusia biasa yang tak munafik ingin juga merasakan CINTA itu!
suara itu kembali mengalun..
CINTAilah dulu AKU baru semuanya akan KU tambahkan dan akan kukirimkan seseorang yang akan menjadi pasanganmu saat kau sudah mengerti CINTA dan dapat membagikan CINTA itu..
mungkin SANG KHALIK benar dan selalu benar!
aku tak akan mengerti ari CINTA tanpa mengenalNYA.
aku tak dapat merasakan CINTA tanpa DIA.
aku pun mungkin menjadi orang yang paling buta CINTA jika aku tak pernah menyapaNYA.
(based on RENUNGAN KASUR DIPAGI HARI )
TERIMAKASIH untuk sealu menCINTAiku, BAPA
Wednesday, February 20, 2013
kenapa TUHAN...
ada yang pernah berkata padaku " qlo lo yakin, PERJUANGKAN itu, jangan pernah takut hadapin itu semua sebelum lo mulai". namun entah setan apa yang sedang bergelayut dipikiranku, aku takut, aku cemas dan aku bahkan hingga saat ini stres akan semua ini.
kenapa kamu harus datang lagi?
kenapa aku mudah mudah?
kenapa aku bisa dengan mudah berpaling ke belakang?
dan kenapa TUHAN mengijinkan ini?
bahkan akupun pernah berfikir untuk pergi dan meninggalkan semua ini, namun seolah DIA berbisik padaku kencang "lalu mana janjimu padaKU, kau bilang akan tetap setia dan tetap dalam rencanaKU, mengapa kau ingin pergi anakKU?"
aku bingung! rasanya sudah tak bisa berpegang lagi.
aku takut! rasanya tak dapat dilukiskan lagi.
aku cemas! rasanya sudah tak punya penolong.
dan kenapa TUHAN (masih) mengijinkan aku mengalaminya?
aku ingin dia yang menjadi pendampingku, terakhirku, dan yang terbaikku dari ENGKAU. bahkan aku terlanjur jauh berhayal dan berharap. aku ingin pergi dan mungkin tak kembali dan iu bersamanya. akupun (mungkin) rela meninggalkan semua ini..
namun apa aku sanggup??
apa aku kuat??
apa aku bisa?
dan kenapa TUHAN )seolah) mengijinkan dia kembali?
ku biarkan rasa sakitku berkecambuk kuat.
ku biarkan air mata ini mengalir deras.
ku biarkan pikiranku terisi hanya denganmu..
namun harus sampai kapan ku biarkan semua ini erat denganku...
MUAK!!
LELAH!!
will i??
ENTAH..
haruskah aku masih mempercayainya setelah apa yg telah terjadi selama ini..
haruskah aku tetap mengharapkannya selatah apa yg telah diperbuat...
haruskah aku masih menginginkannya setelah sakit ini yg belum sembuh total..
disatu sisi aku mempercayai semua omonganmu, sayang..
namun disisi lain seperti apa ketakutan yg tak bisa bahkan tak ku mengerti..
disatu sisi aku ingin tetap taat pada TUHAN ku, sayang..
namun disisi lain aku terlanjur berharap lebih denganmu..
aku sayang kau, Sayang..
akupun masih menginginkanmu, Sayang..
malah aku terlanjur mengharapkanmu, Sayang...
NAMUN HINGGA SAAT NI AKU MASIH BELUM BISA PERCAYA, SAYANG!
MAAF...
mungkinkah memang ucapanmu itu tidak seserius perkataanmu.
mungkinkah aku yg terlalu berharap dan inilah belas kasihanmu.
atau inilah kePEKAan dari semua doa-doaku?
aku tak mengerti...
seharusnya aku bahagia saat kau berkata seSERIUS itu,
namun mengapa rasanya hati ini tidak mau menerimanya?
mungkinkan inilah kePEKAan ku? atau keTAKUTan ku?
aku tau kita (tidak) mungkin dipersatukan karena PERBEDAAN yg kita miliki..
aku sadar mungkin aku yg terlalu berlebihan mengharapkanmu..
akupun sadar bukan hanya PERBEDAAN seperti yg selama ini sering kita bahas saja PERBEDAAN kita..
aku takut menyadari, jika akhirnya bukan kaulah pendampingku...
JUJUR dari dasar hatiku..
aku ingin kamu..
aku ingin menghabiskan waktu berdua selamanya dengan kamu..
aku ingin kamulah yg selalu ada disampingku saat aku terlelap tidur dan bangun dipagi hari...
terlalu BODOH kah aku terlalu mengharapkanmu berlebih?
terlalu BODOH kah aku telah membuka lembaran kenangan usang kita?
terlalu BODOH kah aku sangat menginginkanmu selalu disampingu?
terlalu BODOH kah aku terlalu jauh berhayal tentang KITA?
rasanya ingin ku tentang saja semua adat, budaya yg berlaku..
rasanya ingin ku langgar saja semua hukum yg sedang berjalan..
rasanya ingin ku berlari saja dari semua PERBEDAAN ini..
NAMUN aku TAKUT!!!
aku selalu berdoa pada SANG KUASA.
TUHAN, yg aku sembah seumur hidupku. jika dialah yg terbaik tolong PERSATUKAN kami, beri kami jalan yg terbaik.
TUHAN, yg aku puja selama hidupku. jika dia bukanlah yg terbaik TOLONG PISAHKAN kami dan jgn KAU biarkan aku menengok kebelakang dan menemuinya kembali..
TUHAN, yg kuMuliakan selalu sepanjang kubernafas. lalu mengapa KAU pertemukan kembali KISAH kami yg telah USANG itu? disaat aku lelah menengok ke belakang dan kembali pada kisah USANG itu?
LALU, apa yg sedang KAU rencanakan untuk kami?
LALU, mengapa KAU biarkan aku berpaling ke kisah USANG itu?
JUJUR,
aku lelah!!
aku penat!!
aku muak!!
ARE he my future??
ARE he my last??
ARE he my great??
ARE he from YOU??
I JUST WANT HIM BE MY FUTURE!
I JUST WANT HIM BE MY LAST!
I JUST WANT HIM BE MY GREAT!
nd are him from YOU??
LORD,
I already leaves my dream to take UR plans..
i already leaves my life to facing ur plans too..
when must i got my TRUE??
OK!!
maybe NOT NOW!
i really know it, i must be honest nd keep my passion only into YOU..
BUT, will i???
Subscribe to:
Comments (Atom)